
Ilustrasi cashback. (Corporate Finance Institute)
JawaPos.com - Tren berburu promo dan cashback semakin menguat di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat Indonesia yang semakin digital dan sensitif terhadap harga. Dalam setahun terakhir, berbagai platform digital yang menawarkan insentif belanja mulai menjadi bagian dari strategi konsumen untuk menekan pengeluaran.
Salah satu aplikasi cashback, Mova, mengklaim telah menjangkau lebih dari 5 juta pengguna terdaftar di Indonesia sejak mulai beroperasi pada Februari 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan yang dapat membantu mengoptimalkan pengeluaran saat berbelanja online.
Dalam keterangannya, perusahaan menyebutkan bahwa basis pengguna aplikasi tersebut tumbuh hingga 250 persen secara month-on-month, dengan sekitar 300 ribu pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU).
Fenomena ini disebut sejalan dengan perubahan perilaku konsumen digital di Indonesia. Di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat semakin berhitung dalam pengeluaran, fitur cashback dan insentif belanja dinilai menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan daya beli tanpa harus mengurangi aktivitas konsumsi secara drastis.
Platform cashback seperti Mova berfungsi sebagai penghubung antara konsumen dan sejumlah marketplace besar. Saat ini layanan tersebut terintegrasi dengan beberapa platform e-commerce populer seperti Shopee, TikTok Shop, serta platform perjalanan Traveloka.
Chief Commercial Officer Mova, Jennifer Tiffany Muliyanto, mengatakan selama satu tahun operasional di Indonesia, perusahaan telah menyalurkan cashback kepada jutaan pengguna melalui sistem yang dirancang untuk mendorong belanja yang lebih efisien.
“Dalam satu tahun ini, Mova telah menyalurkan cashback serta membantu 5 juta konsumen Indonesia berhemat dan berbelanja lebih cerdas melalui sistem cashback,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Selain memberikan manfaat bagi konsumen, model bisnis cashback juga semakin dilirik oleh pelaku usaha digital. Skema tersebut dinilai dapat membantu merchant meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus mengukur efektivitas program promosi secara lebih presisi melalui pemanfaatan data perilaku belanja.
Di sisi lain, persaingan dalam ekosistem ekonomi digital juga semakin mendorong perusahaan teknologi untuk membangun sistem loyalitas berbasis data yang mampu mempertahankan konsumen dalam jangka panjang.
Setelah memperkuat operasional di Indonesia, Mova juga mulai memperluas jangkauannya ke pasar regional dengan melakukan ekspansi ke Malaysia. Perusahaan menilai kawasan Asia Tenggara memiliki potensi besar bagi pertumbuhan layanan cashback digital.
Jennifer menyebut ekspansi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem loyalty regional. Ke depan, perusahaan juga menargetkan perluasan layanan ke sejumlah negara ASEAN lainnya secara bertahap.
Kawasan Asia Tenggara dinilai memiliki prospek besar bagi pertumbuhan ekonomi digital. Dengan meningkatnya penetrasi internet serta berkembangnya kelas menengah yang aktif berbelanja online, layanan yang menawarkan insentif belanja seperti cashback diperkirakan akan semakin diminati oleh konsumen di kawasan ini.
Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dan meningkatnya sensitivitas konsumen terhadap harga, model bisnis berbasis insentif seperti cashback diperkirakan akan menjadi salah satu strategi utama platform digital dalam mempertahankan pengguna sekaligus mendorong transaksi.
