
Ilustrasi harga bahan pangan. (Istimewa)
JawaPos.com – Pemerintah memastikan harga bahan pangan nasional tetap terkendali menjelang bulan suci Ramadhan.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan tidak ada toleransi bagi pedagang yang mematok harga bahan pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP), sesuai kesepakatan dengan para pelaku usaha pangan.
Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta stabilitas harga bahan pangan nasional dijaga sebaik saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.
Kondisi itu tercermin dari pantauan di Pasar Anyar Bogor, Sabtu (24/1) lalu. Ketersediaan bahan pangan pokok strategis terpantau aman, sementara harga di tingkat konsumen masih berada dalam batas wajar.
Salah satu pedagang, Ahmad Nasir, menyebut pasokan cabai masih rutin masuk ke pasar. Harga pun belum menunjukkan gejolak berarti.
“Cabai rawit sekitar Rp 45.000 per kilogram, cabai merah besar Rp 32.000 per kilogram, dan cabai keriting Rp 35.000 per kilogram. Pasokan masih lancar,” ujarnya.
Stabilitas juga terlihat pada komoditas protein hewani. Eja, pedagang daging sapi, mengatakan harga daging sapi merah berada di kisaran Rp 130.000 per kilogram.
Sementara itu, Hendar, pedagang ayam ras, menyebut harga ayam masih di level Rp 38.000 per kilogram dengan ketersediaan stok yang terjaga. “Permintaan masih normal, stok aman,” katanya.
Untuk beras, Toko Beras Budi Daya memastikan beras medium tersedia dengan harga Rp 13.000 per kilogram. Pedagang menegaskan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
Dengan kondisi tersebut, harga seluruh komoditas pangan di Pasar Anyar relatif terkendali di tingkat konsumen.
Hal ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan.
Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman yang juga menjabat Menteri Pertanian menekankan pentingnya menjaga harga pangan tetap berada dalam koridor HET dan HAP selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Presiden kemarin senang di Nataru. Aku terima kasih. Ini Presiden kita sangat mengharapkan untuk menjaga harga pangan di bulan suci Ramadan. Kami minta satu minggu, sudah stabil. Berada pada level HAP dan HET,” ujar Amran dalam keterangannya, Minggu (25/1).
Ia juga menegaskan bahwa ada sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan harga.
Dalam hal ini, jika ada pedagang yang menaikan harga di atas HET akan langsung ditindak oleh Satgas Pangan Polri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022