Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Agustus 2024, 18.22 WIB

Siapkan Talenta Skala Global, Prakerja Gandeng ELSA Speak Indonesia untuk Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Melalui AI

Prakerja gandeng ELSA Speak Indonesia hadirkan program pelatihan bahasa Inggris bagi alumni Prakerja. (Istimewa) - Image

Prakerja gandeng ELSA Speak Indonesia hadirkan program pelatihan bahasa Inggris bagi alumni Prakerja. (Istimewa)

JawaPos.com–Penerapan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) dan pengenalan suara (speech recognition) saat ini sudah marak dilakukan berbagai industri.

Prakerja menggandeng ELSA Speak Indonesia, ikut menghadirkan program pelatihan bahasa Inggris bagi alumni Prakerja. Program pelatihan itu berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan, dimulai pada 14 Juni dan resmi diakhiri dengan acara puncak pada 1 Agustus.

Tidak hanya membantu meningkatkan keterampilan digital dan bahasa Inggris, program itu dirancang untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia untuk bersaing di pasar global yang semakin kompetitif. Kolaborasi itu diharapkan lebih banyak lagi tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan ekonomi modern dan turut serta dalam kemajuan industri di Indonesia.

Program yang diikuti ratusan alumni Prakerja dari Sabang sampai Merauke itu dilakukan secara daring, melalui aplikasi ELSA serta kelas bersama pengajar dari Paradigm. Pada puncak acara, Prakerja dan ELSA Speak Indonesia merayakan komitmen peserta dengan merangkum sekaligus memberikan apresiasi bagi para peserta yang telah menunjukkan upaya terbaiknya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Adapun beberapa penghargaan yang diberikan adalah Top Marathoners bagi peserta yang memiliki jam belajar paling tinggi, Most Consistent bagi peserta yang secara konsisten belajar selama 45 hari tanpa henti, dan High Achievers bagi peserta yang mengalami peningkatan kefasihan bahasa Inggris paling tinggi.

Secara keseluruhan program itu telah berhasil meningkatkan skor kecakapan bahasa Inggris rata-rata alumni Prakerja dari 65 menjadi 73 persen. Angka itu menunjukkan peningkatan 1 tingkat dari English proficiency level dari tingkat lower intermediate ke tingkat intermediate.

Menyambut kolaborasi itu, Direktur Kemitraan Komunikasi dan Pengembangan Ekosistem dari Prakerja Dwina M. Putri mengungkapkan apresiasi kepada pihak yang terlibat. ”Melalui program ini, saya sangat mengapresiasi tim ELSA dan Paradigm,” sebut Dwina M. Putri.

Dia berterima kasih atas kerja sama, dukungan, dan komitmen yang diberikan semua pihak. ”Kerja sama ini merupakan contoh kolaborasi lintas sektor dan bagaimana teknologi juga pendidikan dapat bersinergi untuk menciptakan program yang berdampak bagi alumni Prakerja,” tutur Dwina M. Putri.

Sejak 2020, Prakerja telah menyediakan akses beasiswa pelatihan kepada berbagai lapisan masyarakat di 514 kabupaten/kota di Indonesia dan program itu sudah dinikmati 18,9 juta penerima. Di tengah perkembangan teknologi yang sering dianggap sebagai tantangan bagi para pencari kerja, Prakerja melihat sebagai peluang untuk terus berinovasi agar tetap relevan dengan perkembangan industri.

Kekurangan tenaga kerja terampil secara global telah mencapai puncaknya dalam 17 tahun terakhir. Empat dari 5 perusahaan mengalami kesulitan menemukan tenaga kerja yang sesuai. Studi pada 2023 oleh Cudy Technology mengungkapkan hanya 30,8 persen penduduk Indonesia yang memiliki kemahiran berbahasa Inggris. Untuk memanfaatkan peluang tersebut, para pencari kerja maupun pekerja di Indonesia perlu melakukan pengembangan keterampilan, bahasa Inggris menjadi sangat penting dan dibutuhkan semua sektor di Indonesia.

Menyambut baik kolaborasi itu, Country Manager ELSA Speak Indonesia Yasser Muhammad Syaiful mengatakan, sangat senang adanya kolaborasi ELSA Speak Indonesia dengan Prakerja dan Paradigm. Pada program tersebut, ELSA menggabungkan kelas yang interaktif dengan tutor native speaker dan teknologi AI dalam program blended-learning bersama Paradigm.

Pihaknya mendukung visi Prakerja untuk memberdayakan tenaga kerja Indonesia dengan pelatihan keterampilan bahasa Inggris yang sangat dibutuhkan pada saat ini.

”Kami harap program ini mampu berkontribusi pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris peserta sehingga dapat mengembangkan kompetensi secara profesional,” papar Yasser Muhammad Syaiful.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore