Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Oktober 2026 | 01.30 WIB

INACRAFT 2026 jadi Pintu UMKM Kerajinan Daerah Perluas Pasar

Hasil kerajinan UMKM di INACRAFT 2026. (Istimewa)

 
 
JawaPos.com - Pameran INACRAFT 2026 menjadi salah satu jalur bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerajinan daerah untuk memperluas pasar dan menjangkau konsumen baru. 
 
Tiga produk berbasis budaya lokal, yakni Tapis Pringsewu dari Lampung, Batik Kujur dari Tanjung Enim, Sumatera Selatan, dan Songket Silungkang dari Sumatera Barat, diperkenalkan dalam pameran yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
 
Keikutsertaan ketiga produk tersebut membuka kesempatan bagi perajin untuk mengenalkan karakter kerajinan daerah kepada pasar yang lebih luas, sekaligus menjajaki peluang kerja sama bisnis.
 
Ketiganya tampil dalam INACRAFT 2026 melalui dukungan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), perusahaan pertambangan batu bara yang tergabung dalam holding industri pertambangan MIND ID.
 
Bagi pelaku UMKM, pameran kerajinan seperti INACRAFT menjadi salah satu kesempatan untuk mempertemukan produk lokal dengan calon pembeli di luar pasar yang selama ini mereka jangkau.
 

Tiga Kerajinan Daerah Tawarkan Keunikan Berbeda

Tapis Pringsewu menjadi salah satu produk yang diperkenalkan dalam pameran tersebut. Tanti, pemilik Putra Tapis Pringsewu, mengatakan partisipasi dalam INACRAFT memberinya kesempatan untuk memperkenalkan kain tapis Lampung kepada lebih banyak calon konsumen.
 
Menurut dia, keikutsertaan dalam pameran tersebut juga membuka peluang untuk mendapatkan pelanggan baru.
 
Sementara itu, Batik Kujur Kenanga membawa batik khas Tanjung Enim yang mengangkat identitas dan kearifan lokal. Pemiliknya, Yusmala Dewi, menilai karakter serta cerita di balik motif menjadi bagian penting dalam memperkenalkan batik tersebut kepada masyarakat.
 
Batik Kujur tidak hanya menawarkan produk tekstil, tetapi juga merepresentasikan budaya setempat yang menjadi sumber inspirasinya.
 
Adapun Songket Silungkang dari Sumatera Barat menawarkan kerajinan tenun yang memiliki nilai budaya dan keterampilan yang diwariskan lintas generasi.
 
Arindha Sukma, pemilik Songket Silungkang dari Mojao Art, mengatakan keikutsertaan dalam pameran tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kualitas dan keindahan songket kepada lebih banyak konsumen.
 
Ia berharap minat masyarakat terhadap Songket Silungkang terus meningkat sehingga keterampilan menenun yang diwariskan dari generasi ke generasi dapat tetap terjaga.
 

Tantangan UMKM Kerajinan Jangkau Pasar Lebih Luas

Pameran kerajinan menjadi salah satu sarana bagi UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus menguji respons pasar. Bagi perajin daerah, kesempatan bertemu langsung dengan calon konsumen juga dapat membantu memperluas jaringan penjualan.
 
Namun, partisipasi dalam pameran perlu diikuti upaya menjaga kualitas produk, mengembangkan desain, dan memperkuat pemasaran agar peluang yang diperoleh dapat berlanjut menjadi transaksi maupun kerja sama bisnis.
 
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan perusahaan mendampingi UMKM mitra binaan agar semakin mandiri dan memiliki daya saing.
 
“PTBA berkomitmen mendampingi UMKM mitra binaan agar semakin mandiri dan berdaya saing. Melalui INACRAFT 2026, kami membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan menjaga warisan budaya Indonesia,” jelasnya.
 
Keikutsertaan dalam pameran ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan usaha para perajin. Di sisi lain, keberlanjutan usaha kerajinan juga bergantung pada kemampuan pelaku UMKM mempertahankan keterampilan tradisional sekaligus menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen.
 
Dengan demikian, perluasan pasar tidak hanya berkaitan dengan peningkatan penjualan, tetapi juga menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan kerajinan daerah di tengah persaingan produk yang semakin beragam.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore