Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2025, 04.51 WIB

Guru Ngaji dan Anaknya Jadi Korban Tewas Akibat Ledakan di Rumah Anggota Polres Mojokerto

Luluk Sudarwati dan Kaffa, korban tewas ledakan rumah polisi di Dusun/Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (Istinewa/Radar Mojokerto) - Image

Luluk Sudarwati dan Kaffa, korban tewas ledakan rumah polisi di Dusun/Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (Istinewa/Radar Mojokerto)

JawaPos.com - Ledakan hebat yang terjadi di rumah Aipda Maryudi, anggota Polsek Dlanggu, di Dusun Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/1) merenggut dua nyawa. Korban yang tewas adalah Luluk Sudarwati, seorang guru ngaji berusia 40 tahun, dan anak bungsunya, Kaffa, yang baru berusia 3 tahun.
 
Ledakan, yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, menghancurkan rumah tersebut, menyebabkan atap dan tembok ambruk. Kedua korban ditemukan tertimpa reruntuhan bangunan setelah ledakan keras yang terdengar dua kali. Luluk, yang saat itu sedang mengeloni anaknya yang demam di kamar tidur, tewas di tempat, sementara Kaffa meninggal seketika.
 
Dilansir dari Radar Mojokerto, tetangga menyebutkan bahwa pada saat kejadian, suami Luluk, Qodi, sedang bekerja di sawah, sementara anak pertama mereka sudah berangkat sekolah. Luluk dan Kaffa sempat berencana ikut bersama Qodi, tetapi karena kondisi anak yang sedang demam, mereka memutuskan untuk tetap di rumah.
 
Sonik, seorang warga setempat, mengatakan bahwa Luluk setiap sore mengajari anak-anak tetangga membaca Alquran secara gratis. Ia juga menyebutkan bahwa keluarga Luluk dan Aipda Maryudi masih satu kerabat. "Usai ledakan, Luluk sempat meminta tolong, tapi karena bau belerang yang tercium, warga tidak berani mendekat," katanya. 
 
Setelah reruntuhan digali, tubuh keduanya berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras Bangsal.
 
 
Meskipun sumber pasti ledakan masih dalam penyelidikan, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang terjadi pada komponen elektronik di bagian belakang rumah. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian dan tim Inafis tengah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki lebih lanjut.
 
Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Luluk dikenal sebagai sosok yang baik hati dan dermawan, selalu mengajar ngaji anak-anak tanpa memungut biaya. Kejadian ini juga menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dan ledakan yang bisa terjadi dari berbagai sumber, termasuk peralatan rumah tangga.
 
Foto: Istimewa / Radar Mojokerto
Caption: Luluk Sudarwati dan Kaffa, korban tewas ledakan rumah polisi di Dusun/Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore