Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Januari 2025, 02.05 WIB

HMPV Belum Terdeteksi di Jatim, Dinkes: Gejalanya Mirip Flu Biasa, Tak Perlu Panik!

Ilustrasi virus Human Metapneumovirus (HMPV). (Dokumentasi JawaPos.com) - Image

Ilustrasi virus Human Metapneumovirus (HMPV). (Dokumentasi JawaPos.com)

JawaPos.com–Belakangan ini, kabar merebaknya Human Metapneumovirus (HMPV) di Tiongkok menyita perhatian global. Tak sedikit masyarakat yang waswas dengan virus yang menyerang sistem pernapasan.

Terlebih, wabah ini disebut-sebut mirip Covid-19. Gejalanya pun mirip flu biasa, seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Namun pada kasus HMPV berat, bisa menyebabkan bronkitis dan pneumonia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono menegaskan, hingga saat ini, belum ditemukan laporan masyarakat yang terinfeksi HMPV di wilayah tersebut.

”Belum terdeteksi di Jawa Timur. Virus HMPV itu mirip flu biasa dan umumnya bisa sembuh tanpa perawatan khusus, namun pada kelompok rentan tetap harus waspada,” ujar Kadinkes Erwin di Surabaya, Jumat (10/12).

Terutama pada kelompok anak-anak, lansia, dan pasien dengan sistem imun yang rendah. Erwin mengatakan Human Metapneumovirus (HMPV) bukan lah virus baru. Keberadaannya sudah terdeteksi sejak 2001 lalu.

Oleh karena itu, Erwin mengimbau masyarakat untuk tenang, namun tetap waspada. Tidak kalah penting, jangan anggap enteng gejala-gejala infeksi saluran pernapasan, seperti batuk, demam, hidung, tersumbat, dan sesak napas.

”Jika masyarakat menemui gejala tersebut, maka segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” imbuh Kadinkes Jatim Erwin Astha Triyono.

Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Sebab HMPV dapat menular melalui kontak langsung, seperti batuk, bersin hingga menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus.

”Sebagai langkah pencegahan, silakan menjaga pola hidup bersih dan sehat, mencuci tangan pakai sabun secara teratur, menggunakan masker jika berada di tempat keramaian dan hindari kerumunan,” tukas Erwin.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore