
Ilustrasi – Aplikasi WhatsApp resmi cegah bocornya data pengguna (Pexels).
JawaPos.com- Peneliti dari Kaspersky menemukan versi baru dari Modification (Mod) WhatsApp atau YoWhatsApp.
Namun, aplikasi Mod WhatsApp atau YoWhatsApp, dinilai berbahaya bagi ponsel yang mengunduhnya.
Disampaikan Kaspersky.com pada Selasa (14/11), aplikasi Mod WhatsApp ini populer, sebab memiliki fitur yang tidak ditawarkan oleh aplikasi resminya.
Aplikasi yang ditawarkan pun tidak selalu aman. Sebab melalui Mod WhatsApp penjahat cyber dapat menggunakan skema distribusi baru.
Mereka mengiklankan aplikasi tersebut di aplikasi Snaptube, yang digunakan untuk mengunduh video dari YouTube, Facebook dan Instagram.
Karena YoWhatsApp diiklankan di aplikasi Snaptube yang digunakan oleh ratusan ribu pengguna di seluruh dunia, banyak dari mereka bahkan tidak menyadari bahwa modifikasi ini bisa berbahaya.
Pengembang dari Snaptube pun tidak menyadari bahwa penjahat cyber telah memutuskan untuk memanfaatkan mekanisme iklan yang sah di aplikasi mereka.
Baca Juga: Hati-Hati! Bahaya Penggunaan WhatsApp Modifikasi yang Justru Bisa Ancam Privasi Para Penggunanya
YoWhatsApp juga didistribusikan melalui aplikasi Vidmate. Selain digunakan untuk mendownload video YouTube, aplikasi ini berisi toko aplikasi android (play store) tidak resmi. Di aplikasi tersebut, penjahat cyber menerbitkan versi berbahaya YoWhatsApp yang disebut “Whatsapp Plus”.
Karena Vidmate bukan toko aplikasi resmi, kemungkinan aplikasi berbahaya didistribusikan di sana meningkat beberapa kali lipat dan kemunculan Whatsapp plus dapat menginfeksi ponsel pengguna dengan Trojan Triada.
Cara kerja Mod WhatsApp terbilang mudah dan pengguna pun terkadang tidak menyadari. Awalnya masuk ke akun aplikasi yang sah, Snaptube. Namun, seiring dengan semua fitur baru, pengguna juga menerima Trojan Triada.
Setelah menginfeksi ponsel korban, penyerang mengunduh dan menjalankan muatan berbahaya di perangkat mereka, serta mendapatkan kunci akun mereka di aplikasi WhatsApp resmi.
Selain izin yang diperlukan agar WhatsApp dapat berfungsi dengan baik, hal ini juga memberi mereka kemampuan untuk mencuri akun dan mendapatkan uang dari korban dengan mendaftarkan mereka ke langganan berbayar yang bahkan tidak mereka sadari.
Agar tetap aman,pihak Kaspersky merekomendasikan beberapa tips menghindari kejahatan cyber tersebut:
***
