Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Agustus 2025, 07.00 WIB

7 Weton yang Sering Dihina dan Dianggap Tak Beruntung tapi Justru Jadi Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua, Ini Rahasianya!

Ilustrasi pemilik weton yang dulu sering diremehkan namun berhasil meraih kesuksesan dan dihormati di usia tua  (Freepik/senivpetro) - Image

Ilustrasi pemilik weton yang dulu sering diremehkan namun berhasil meraih kesuksesan dan dihormati di usia tua (Freepik/senivpetro)

JawaPos.com – Weton atau hari kelahiran dalam budaya Jawa bukan sekadar hitungan hari lahir, tetapi dipercaya memiliki keterkaitan erat dengan karakter, jalan hidup, hingga rezeki seseorang. 

Sayangnya, masih banyak anggapan keliru yang menganggap sejumlah weton sebagai pembawa sial atau nasib buruk. Pandangan ini kerap membuat pemilik weton tersebut merasa rendah diri, terutama di usia muda.

Namun seiring berjalannya waktu, realitas sering menunjukkan hal sebaliknya. Weton yang dahulu diremehkan ternyata menyimpan kekuatan tersembunyi yang baru tampak saat mereka menginjak usia matang. 

Fenomena ini memperlihatkan bahwa weton bukanlah penentu akhir nasib, melainkan cerminan potensi yang bisa dikembangkan dengan kerja keras dan keteguhan hati. Banyak dari mereka yang justru bersinar di usia tua, menjadi panutan, pemimpin, hingga pengusaha sukses yang dihormati.

Dilansir dari YouTube Laras Sukerta, Senin (4/8), berikut ini tujuh weton yang sering dianggap kurang beruntung namun justru sukses besar dan dihormati di usia tua karena keistimewaan karakter dan jalan hidupnya.

1. Selasa Wage: Sering Diremehkan, Tapi Jadi Pengusaha Sukses dan Sosok Bijak

Pemilik weton ini kerap dicap keras kepala dan tidak beruntung di masa muda. Namun seiring waktu, mereka tumbuh menjadi pribadi tangguh dan berprinsip kuat. 

Tekun dalam proses dan tidak suka jalan instan, Selasa Wage kerap memanen hasil kerja keras di usia 40-an. Banyak dari mereka yang sukses membuka usaha, dihormati karena kedewasaan, dan dikenal konsisten memegang prinsip.

2. Kamis Legi: Pendiam di Muda, Dihormati di Tua karena Kebijaksanaan dan Ketenangan

Kamis Legi kerap dianggap ‘berat’ dan sulit didekati karena sifatnya yang tertutup. Padahal, mereka memiliki intuisi tinggi dan ketenangan batin yang mendalam. 

Di usia matang, mereka dihormati sebagai tokoh bijak, penengah konflik, hingga pemimpin spiritual yang disegani karena cara berpikir yang matang dan penuh perhitungan.

3. Minggu Pahing: Emosional di Muda, Pemimpin Karismatik di Masa Tua

Pemilik weton ini dikenal emosional dan sensitif, sering kali gagal di awal kehidupan. Tapi justru dari kegagalan itulah mereka tumbuh menjadi pribadi kuat dan berwibawa. Di usia 40-an ke atas, mereka sering menjadi tokoh masyarakat, pemimpin komunitas, atau bahkan pembimbing spiritual yang karismatik.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore