
Nepal van Java di lereng Gunung Sumbing. (Kemenparekraf)
JawaPos.com – Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ketiga di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.371 mdpl. Gunung ini berdiri megah di Jawa Tengah di antara tiga kabupaten yakni Wonosobo, Magelang, dan Temanggung.
Karena diapit 3 kabupaten sekaligus, Gunung Sumbing jadi punya banyak jalur pendakian. Berikut beberapa rute terbaik menurut Trip to Fun.
Jalur Garung merupakan jalur pendakian yang paling populer karena akses yang mudah. Dari Jakarta naik bus tujuan Wonosobo, turun di Terminal Mendolo. Waktu tempuhnya sekitar 12 jam dengan harga tiket mulai dari Rp 130.000.
Dilanjutkan naik bus kecil menuju Garung dengan tarif Rp 8.000 dan perjalanan sekitar 20 menit. Turun di Garung, kemudian tinggal berjalan kaki menuju basecamp.
Registrasi pendakian di basecamp Garung dipatok biaya Rp 15.000. Wisatawan bisa naik ojek ke pos 1 untuk menghemat tenaga, karena bila jalan kaki butuh kurang lebih 2 jam perjalanan.
Jalur ini sempat viral karena pemandangan desa yang eksotis, berjuluk Nepal van Java. Rumah penduduk terlihat bersusun di lereng gunung. Dusun ini juga menjadi lokasi favorit bagi penghobi drone.
Perjalanan dari Jakarta ditempuh dengan naik bus tujuan Magelang dengan biaya mulai dari Rp 150.000. Turun di terminal terdekat, yakni Terminal Tidar. Dilanjutkan naik bus ke Pasar Kaliangkrik dengan tarif Rp 15.000. Kemudian menggunakan ojek ke Dusun Butuh seharga Rp 35.000.
Registrasi di basecamp butuh biaya Rp 10.000. Pendaki juga bisa naik ojek ke Pos 1 dengan tarif Rp 20.000. Atau bagi rombongan, bisa menyewa pick up dari Terminal Mendolo ke basecamp Butuh.
Jalur ini dikenal sebagai Sumbing East Route dengan peraturan pendakian yang ketat untuk menjaga kelestarian alam.
Dari Jakarta, pendaki bisa naik bus tujuan Magelang, turun di pertigaan Polsek Secang. Dilanjutkan dengan bus kecil ke Temanggung, lalu lanjut ojek ke basecamp Banaran.
Registrasi pendakian dilakukan di basecamp Banaran. Pendaki bisa naik ojek ke titik awal pendakian dengan tarif Rp 25.000.
Jalur ini jarang dilalui pendaki. Namun sering digunakan oleh peziarah yang ingin mengunjungi Makam Ki Ageng Makukuhan.
Dari Jakarta naik bus tujuan Temanggung dengan biaya mulai Rp 175.000, turun di Parakan. Dilanjutkan naik ojek ke basecamp Cepit. Registrasi pendakian di basecamp dipatok Rp 10.000.
Jalur ini punya jarak yang lebih dekat jika ditempuh dari Terminal Mendolo Wonosobo. Dari Jakarta naik bus tujuan Wonosobo dan turun di Terminal Mendolo.
Dari terminal, bisa naik ojek atau minibus ke basecamp Bowongso dengan biaya sekitar Rp 15.000. Registrasi pendakian dilakukan basecamp Bowongso. Pendaki juga bisa memilih naik ojek ke Pos 1 untuk menghemat tenaga.
