Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Agustus 2021 | 21.45 WIB

Temukan Warga Tak Dapat Bansos, Wali Kota Eri Cahyadi Semprot Pejabat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Alex/JawaPos - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Alex/JawaPos

JawaPos.com – ”Nelongso, lansia sebatang kara di Surabaya tidak tersentuh bantuan selama pandemi korona. Baik bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun dari pemkot. Siapa yang salah? Pemkot, saya yang salah,’’ ucap Wali Kota Eri Cahyadi di laman media sosial (medsos) miliknya.

Eri tampak lantang mengucapkan kalimat tersebut. Seolah menyampaikan permintaan maaf. Dia mengakui, masih ada warga yang membutuhkan tetapi belum mendapatkan bantuan.

Namun, pada kalimat selanjutnya, Eri balik mengkritik seluruh ASN di pemkot. Pria 44 tahun itu menilai, seluruh warga terdampak pandemi, terutama yang tidak mampu, seharusnya mendapatkan bantuan. Misalnya, lansia di Sukomanunggal yang saat ini menjadi perhatian karena tidak mendapatkan bantuan.

’’Ini lurah ambek camat, kepala OPD, dan PNS Surabaya yang menjadi tetangganya tidak tahu. Iku jenenge kebacut,” tegasnya.

Menurut Eri, bukti menunjukkan kinerja pejabat pemkot belum membumi. Kepala OPD, Kabid, Kasi, camat, lurah, Kasi Kecamatan, hingga Kasi Kelurahan tidak pernah dekat dengan masyarakat. ’’Kalau dekat, pasti onok laporan iki,’’ ujarnya.

Suami Rini Indriyani itu tidak ingin kejadian tersebut terulang. Ada warga yang tidak mampu tetapi belum tersentuh bantuan. ’’Makanya muter. Dikelilingi daerahe iku,’’ jelasnya.

Pernyataan tegas Eri itu dipicu informasi yang dia dapatkan. Sumirah, lansia yang tinggal di rumah kontrakan, tepatnya di Kelurahan Simomulyo Baru, Sukomanunggal, hidup sendiri. Namun, dia belum mendapatkan bantuan.

Selain menumpahkan kekesalannya di medsos, dua hari yang lalu Eri menggelar pertemuan virtual. Mantan kepala bappeko itu mengajak seluruh ASN turun. Memelototi kondisi warga.

Dalam pertemuan tersebut, dia kembali menegaskan kepada para pejabat agar tidak sekadar duduk di belakang meja. Sebab, tugas pejabat satu. Menyejahterakan warga.

Selepas mengikuti rapat virtual, sejumlah camat bergerak. Mereka mendapatkan tugas berat. Yaitu, kembali menyisir wilayah. Mencari warga yang belum tersentuh bantuan.

Camat Tegalsari Buyung Hidayat Rachman langsung terjun ke wilayah. Mulai kemarin, dia mengajak lurah, RT, RW, dan LPMK blusukan. Seluruh wilayah dipelototi.

Langkah lain adalah membuka desk lapor bansos. Fungsinya menampung keluhan warga yang terdampak pandemi tetapi belum mendapatkan bantuan. ’’Kami buka di seluruh kelurahan,’’ terangnya.

Upaya senada dilakukan Camat Tambaksari Ridwan Mubarun. Sejak pandemi merebak, pihaknya terus melakukan pendataan. RT, RW, serta LPMK diminta ikut membantu. ’’Kami juga ada pelayanan desk bansos,’’ paparnya.

Mantan camat Rungkut itu mengatakan, selain bansos, kecamatan juga menyalurkan bantuan sembako. Jumlahnya terbilang besar. ’’Ada sebanyak 3 ribu usulan dari kami,’’ terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Suharto Wardoyo menuturkan, informasi dari wali kota tersebut segera ditindaklanjuti. Pihaknya turun ke tempat tinggal Sumirah. Hasilnya, Sumirah memang belum masuk data MBR. ”Langsung kami masukkan ke data. Saat ini sudah mendapatkan bantuan permakanan serta sembako,’’ ucap pria yang akrab disapa Anang itu.

SOROTI DISTRIBUSI BANSOS DI SURABAYA


- Wali Kota Eri Cahyadi mendapatkan informasi bahwa ada lansia di Sukomanunggal yang tidak mendapatkan bantuan selama pandemi.

- Setelah dicek, data itu ternyata benar.

- Lewat medsos, Eri meminta maaf karena kinerja pemkot belum sempurna.

- Dia juga mengkritik pejabat pemkot yang belum turun untuk melihat kondisi warga.

- Camat diminta blusukan serta merancang desk bansos.

- Dinsos turun untuk melakukan pendataan.

- Lansia itu belum masuk data MBR.

- Lansia tersebut segera dimasukkan data MBR dan diberi bantuan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore