
Gerakan #LangkahMurni, Cleo menanam bibit pohon di Mangrove Innovation Center Surabaya.
JawaPos.com–Bersamaan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada 5 Juni, Cleo kembali melakukan aksi #LangkahMurni sebagai bentuk bakti untuk bumi. Melanjutkan perjalanan selama 20 tahun merajut Nusantara, Cleo menanam 20.000 bibit pohon mangrove secara serentak di 10 kota di Indonesia, termasuk di Surabaya.
Berdasar Journal Proceeding Biology Education Conference, penanaman mangrove dilakukan untuk memulihkan, melestarikan kawasan hutan mangrove, serta memitigasi dampak perubahan iklim. Itu yang mendorong Tanobel sebagai produsen air minum dalam kemasan (AMDK) terus ekspansi #LangkahMurni ke lebih banyak titik setiap tahun dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli menjaga kelestarian lingkungan Indonesia.
”Ini merupakan salah satu langkah murni Cleo sebagai perusahaan AMDK di Indonesia yang bertanggung jawab secara nyata untuk berkontribusi kepada lingkungan, yang mana selaras dengan upaya dunia dalam Sustainable Development Goals 2030,” ujar Melisa Patricia, Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk di Mangrove Innovation Center Surabaya.
Penanaman bibit pohon sudah dilakukan Cleo secara berkelanjutan setiap tahun. Tahun ini, 10 kota yang menjadi titik penanaman ada di 15 titik. Yakni, Mangrove Innovation Center Surabaya, Taman Wisata Mangrove Penunggal Nguling Pasuruan, Taman Wisata Mangrove Jung Koneng Bangkalan, Taman Wisata Wringin Banyuwangi, Pantai Bahak Desa Tongas Probolinggo, Eco Eduwisata Mangrove Tapak Semarang, Mbedono Demak, Tri Mulyo Semarang, Tambak Lorok Semarang Utara, Pantai Tirang Semarang, Mangun Harjo Semarang Barat, Pantai Cahaya Kendal, Pantai Ngebum Kendal, Pantai Sari Pekalongan, dan Taman Wisata Mangrove Graha Indah Balikpapan.
Melisa menuturkan, komitmen Cleo untuk pelestarian lingkungan tidak hanya berhenti di situ. Cleo berencana terus menciptakan perubahan positif yang berdampak baik bagi Bumi agar layak dihuni.
”Karena #LangkahMurni ini merupakan bentuk bakti kami untuk bumi,” ujar Melisa Patricia pada saat melakukan penanaman bibit pohon di Mangrove Innovation Center Surabaya.
