
Pelaksanaan program MBG di SD Taquma, Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Genap berusia 1 tahun pada 20 Oktober 2025, Lembaga survei ARCI menyebut warga Jawa Timur puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Direktur ARCI, Baihaki Sirajt mengungkapkan sebanyak 82,2 persen responden warga Jawa Timur mengaku puas dengan kinerja dan kepemimpinan Prabowo - Gibran pada tahun pertama menjabat.
"Mayoritas warga Jawa Timur puas dengan angka 82,2 persen. Sementara 12,9 persen mengaku tidak puas dan 4,9 persen tidak menjawab," tutut Baihaki Sirajt di Surabaya pada Rabu (22/10).
Hasil survei yang dilakukan pada 7 - 17 Oktober 2025 dengan total responden sebanyak 1.200 orang dari 38 kabupaten/ kota se-Jatim ini, ada sejumlah program Prabowo - Gibran yang menarik perhatian publik.
Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), efisiensi anggaran, lumbung pangan atau swasembada, kemandirian energi, Sekolah Rakyat, koperasi Merah Putih, hingga pembangunan infrastuktur.
Dari program-program tersebut, Baihaki mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis unggul. Sebanyak 86,1 persen responden mengaku puas dengan pelaksanaan MBG yang digadang-gadang bisa tekan angka stunting.
"Program MBG ini mendapat kepuasan tertinggi dibanding program lainnya. Para responden ini berharap agar program MBG ini diperluas sasaran penerimanya, dan memperbaiki sistem distribusi MBG agar lebih baik," imbuhnya.
Tepat setelahnya, sebanyak 83 persen responden Jawa Timur menilai kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Prabowo - Gibran sudah tepat. Sementara 14,6 persen tidak puas dan 2,4 persen memilih tak menjawab.
Di bidang lumbung pangan atau swasembada pangan era Prabowo - Gibran, sebanyak 78,6 persen warga Jatim puas. Lalu di bidang infrastuktur, 75,8 persen responden juga mengaku puas.
Sayangnya pada program Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih, responden Jawa Timur menilai kedua program tersebut masih belum optimal dan perlu evaluasi.
"Kepuasanya pun belum optimal, di mana hanya 70,4 persen responden yang puas dengan Sekolah Rakyat dan 68,2 persen responden puas dengan Koperasi merah Putih," pungkas Direktur ARCI Baihaki. (*)
