
Ilustrasi Kebakaran. (Dimas Pradipta/Jawa Pos)
JawaPos.com–Kebakaran terjadi di sebuah gudang bubuk kemiri di Jalan Simolawang Baru No.15 A, Surabaya, pada Senin (12/5). Gudang tersebut diketahui milik Kelvin Surijan.
Api mulai berkobar sekitar pukul 18.04 WIB dan berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya sekitar pukul 18.25 WIB. Laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga sekitar.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 18.04 WIB dan langsung mengerahkan 10 unit pemadam, termasuk satu unit tempur dari Pos Pegirian, dua unit dari Rayon 1 Pasar Turi, dua unit dari Rayon 2 Tambakrejo, serta lima tim rescue," kata petugas damkar di lokasi.
Petugas tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) pada pukul 18.06 WIB, namun upaya pemadaman sempat terkendala pagar dan pintu gudang yang terkunci.
"Kondisi gudang saat itu tidak ada aktivitas, karena sedang libur. Selain itu, di dalam gudang terdapat tumpukan sak bubuk kemiri dengan ketinggian sekitar 3 hingga 4 meter," tambah dia.
Meski api pokok berhasil dipadamkan dalam 19 menit, proses pembasahan baru dinyatakan selesai dan kondisi benar-benar kondusif pada pukul 19.23 WIB. Berdasar data di lapangan, luas bangunan gudang mencapai 12x40 meter, namun yang terbakar hanya sekitar 2x4 meter.
Penyebab kebakaran diduga karena suhu yang terlalu panas di sekitar area penyimpanan bubuk kemiri. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penanganan di lokasi melibatkan sejumlah pihak, termasuk BPBD, Posko Terpadu Utara, Satpol PP Kecamatan Semampir, dan PLN.
"Syukur tidak ada korban jiwa, dan kerusakan bisa diminimalisir. Proses evakuasi juga berjalan lancar setelah akses masuk bisa dibuka," tutur petugas tersebut.
