Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 April 2025, 16.53 WIB

UPN Veteran Jawa Timur Terapkan Protokol Ketat untuk Cegah Kecurangan UTBK 2025

Handheld metal detector yang digunakan oleh pengawas UTBK SNBT 2025 di UPN Veteran Jatim untuk cegah kecurangan peserta ujian. (Humas UPN Veteran Jawa Timur) - Image

Handheld metal detector yang digunakan oleh pengawas UTBK SNBT 2025 di UPN Veteran Jatim untuk cegah kecurangan peserta ujian. (Humas UPN Veteran Jawa Timur)

JawaPos.com-UPN “Veteran” Jawa Timur mengambil langkah tegas untuk mencegah segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025. Berbagai protokol keamanan diberlakukan secara ketat, termasuk penggunaan metal detector dan penyegelan barang bawaan peserta dengan cable ties.

Langkah ini merupakan komitmen kampus untuk menjaga integritas proses seleksi masuk perguruan tinggi. Sejak tiba di lokasi, peserta UTBK wajib menjalani serangkaian pemeriksaan ketat, dimulai dari ruang transit. Di ruangan ini, identitas peserta diverifikasi dengan mencocokkan KTP, kartu ujian, dan surat keterangan sekolah.

Seluruh barang bawaan seperti tas, dompet, dan perangkat elektronik diperiksa petugas lalu disegel dengan cable ties agar tidak bisa dibuka selama ujian berlangsung. Peserta juga diwajibkan melepas sepatu dan barang logam sebelum diperiksa dengan metal detector. Jika ditemukan benda mencurigakan, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan.

“Kami ingin memastikan UTBK berjalan secara jujur dan bebas dari manipulasi. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kualitas seleksi nasional,” ujar Eka Prakarsa Mandyartha, koordinator pelaksana UTBK UPN “Veteran” Jatim.

Selain itu, pengawas juga diinstruksikan untuk lebih waspada terhadap potensi kecurangan berbasis teknologi. Salah satu caranya adalah dengan meletakkan tas peserta di ruang terpisah agar sinyal Bluetooth dari perangkat elektronik tidak menjangkau ruang ujian.

Peserta juga diwajibkan menunjukkan ponsel mereka kepada pengawas, mengaktifkan mode pesawat (airplane mode), lalu mematikan perangkat sebelum ujian dimulai. Pengawas diberi wewenang penuh untuk memastikan protokol ini dijalankan tanpa kompromi.

Hingga hari kedua pelaksanaan, UTBK di UPN “Veteran” Jatim berjalan lancar dan tertib tanpa laporan kecurangan. UPN berharap pendekatan ini bisa menjadi contoh bagi pusat UTBK lain dalam menciptakan suasana ujian yang aman, jujur, dan profesional. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore