JawaPos.com - Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur, Lamri, akhirnya buka suara terkait penemuan Hak Guna Bangunan di atas perairan wilayah Surabaya-Sidoarjo yang ramai Diperbincangkan.
Lamri mengatakan bahwa temuan HGB di atas perairan itu bukan berada di wilayah Surabaya, melainkan sudah masuk Kabupaten Sidoarjo. Tepatnya di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati.
"Dari total tiga HGB yang memiliki luas 656 hektare. Saya mohon jangan dikaitkan dengan berita di Tangerang, nggak ada korelasinya. Sangat berbeda, gak ada pagar laut," ujar Lamri di Kanwil BPN Jatim, Selasa (21/1).
Berdasarkan penelusuran sementara di buku tanah BPN Jawa Timur, HGB atas ketiga lahan ber-HGB itu terbit pada 1996 dan berakhir 2026. Pemiliknya adalah PT. Surya Inti Permata, dan PT. Semeru Cemerlang.
Perusahaan tersebut bergerak di bidang properti. Lebih rincinya, dua bidang tanah dimiliki PT. Surya Inti Permata seluas 285,16 ha dan 219,31 ha. Sementara, satu bidang tanah lainnya dimiliki PT. Semeru Cemerlang dengan luas 152,36 ha.
"Untuk itu, kami masih melakukan investigasi di lapangan, juga mencocokkan dokumen yuridisnya, untuk memastikan apakah HGB itu berada di laut atau di darat," imbuh Kepala Kanwil BPN Jatim itu.
Sebelumnya, masyarakat Kota Surabaya digegerkan dengan temuan Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 656 hektare (ha) di atas perairan wilayah Surabaya-Sidoarjo, yang diunggah oleh akun instagram X @thanthowy.
"Aku nemu sesuatu di PSN Waterfront Surabaya. Ada area HGB kurang lebih 656 ha di timur Eco Wisata Mangrove Gunung Anyar," tulis pemilik akun yang merupakan Dosen Manajemen di Universitas Airlangga, Minggu (19/1).
Laki-laki pemilik nama lengkap Thanthowy Syamsudin itu, menyebut ada tiga lokasi di sekitar perairan perbatasan Surabaya-Sidoarjo yang ditemukan memiliki Hak Guna Bangunan (HGB), menurut aplikasi
bhumi.atrbpn.go.id.
Diantaranya titik 7.342163°S, 112.844088°E seluas kurang lebih 219,32 ha; titik 7.355131°S, 112.840010°E seluas kurang lebih 285,17 ha, dan titik 7.354179°S, 112.841929°E seluas kurang lebih 152,37 ha.