JawaPos.com – Layanan bus listrik rute Terminal Purabaya-Kenjeran Park (Kenpark) yang merupakan bagian dari program Trans Semanggi Suroboyo dihentikan sementara mulai 1 hingga 17 Januari 2025. Penundaan operasi ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi terhadap layanan yang ada.
Ali Mustofa, Kepala Seksi Angkutan Jalan dan Penumpang Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, menyampaikan bahwa proses evaluasi ini diperkirakan akan berlangsung selama tiga minggu. "Evaluasi ini dilakukan untuk menilai berbagai aspek layanan bus listrik, terutama kendaraan yang digunakan dalam armada tersebut," kata Ali. Proses ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan layanan transportasi publik berbasis listrik ini.
Ali juga menjelaskan bahwa evaluasi ini tidak terkait dengan masalah seperti banjir yang sering terjadi di beberapa rute, meskipun ada spekulasi yang beredar di media sosial. "Evaluasi lebih banyak berfokus pada kendaraan, apakah bus listrik masih layak digunakan atau apakah perlu ada perubahan dalam jenis kendaraan yang digunakan, bukan pada faktor banjir," tambahnya.
Meski demikian, untuk sementara waktu, masyarakat bisa memanfaatkan layanan bus listrik lain, yaitu rute Terminal Purabaya-Kampus C Universitas Airlangga (Unair). Walaupun rute ini tidak sesuai dengan rute K3L, namun tetap menjadi alternatif bagi penumpang selama masa penghentian layanan di rute Purabaya-Kenpark.
Ali menambahkan bahwa meskipun evaluasi sedang dilakukan, rute Terminal Purabaya-Kenjeran Park akan kembali beroperasi pada 18 Januari 2025 setelah evaluasi selesai dilakukan oleh Kemenhub. "Kami berharap bus listrik ini dapat kembali beroperasi dengan kualitas yang lebih baik setelah evaluasi selesai," ujar Ali.
Inisiatif bus listrik ini sebelumnya mendapat respon positif dari masyarakat sebagai upaya untuk mengurangi polusi dan mendukung keberlanjutan transportasi publik di Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dishub akan terus memastikan kelancaran operasional dan evaluasi berkala terhadap armada transportasi yang digunakan demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa.