
Photo
JawaPos.com- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Tundjung Iswandaru memastikan, penyediaan feeder tetap berjalan sesuai rencana. Sebanyak 36 unit angkutan pengumpan bakal dikirim akhir tahun ini. Itu sekaligus membantah pernyataan dewan yang menyebutkan bahwa pengadaan feeder gagal.
Tundjung menyampaikan, pengadaan feeder dengan anggaran 2023 berjalan sesuai rencana. Jumlahnya 36 unit. Perkiraan anggaran Rp 25 miliar. Komunikasi dengan pihak penyedia pun sudah berjalan aktif. ”Pengadaan on progress,” ujarnya.
Kapan dikirim ke Surabaya? Menurut Tundjung, feeder dikirim sesuai jadwal. Namun, dia tidak menyebut tanggal pasti kedatangan moda transportasi itu. Selama ini pengadaan terkesan lambat karena terkendala faktor tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sampai 40 persen. ”Akhir bulan ini (Desember, Red) sudah masuk,” jelas Tundjung.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Surabaya William Wirakusuma menyambut positif kedatangan feeder bulan ini. Dengan begitu, operasional angkutan pengumpan tersebut bisa segera dimulai Januari 2023. ”Jangan menunggu lama-lama untuk segera beroperasi karena sangat ditunggu warga,” ujar William.
Feeder akan menjadi sarana angkutan warga dari rumahnya menuju halte transportasi publik. Baik untuk Suroboyo Bus maupun Trans Semanggi Suroboyo. Operasional feeder bakal memudahkan mobilitas warga dari rumah menuju halte. ”Warga bisa menuju halte tanpa repot-repot memakai kendaraan pribadi. Sebab, ada feeder yang menjemput,” paparnya.
Tahun depan dishub juga menganggarkan pengadaan unit feeder baru. Jumlahnya sekitar 15 unit. Ditambah lagi dengan pengadaan by the service (BTS). Konsepnya, dishub menggandeng pihak ketiga untuk mengoperasikan 30 unit feeder.
Total anggaran yang disiapkan untuk membayar pelayanan per kilometernya mencapai Rp 7 miliar selama lima tahun. ”Jika sukses, ini bisa menjadi pilot project ke depan,” sambung Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022