Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2025, 15.07 WIB

Siap Menjadi WNI dan Perkuat Timnas Indonesia, Eks Persis Solo Alexis Messidoro Bisa Tempuh Jalur Ini

Alexis Messidoro mengaku siap dinaturalisasi (@alexis.messidoro) - Image

Alexis Messidoro mengaku siap dinaturalisasi (@alexis.messidoro)

JawaPos.com - Nama Alexis Messidoro, gelandang asal Argentina yang pernah membela Persis Solo, tengah menjadi sorotan. Dalam sebuah video singkat yang viral di media sosial, pemain yang kini bermain untuk Dewa United ini menyatakan kesediaannya untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.

Ungkapan antusias Messidoro ini menuai berbagai reaksi positif dari penggemar sepak bola nasional yang membayangkan potensi lini tengah Garuda semakin solid dengan kehadirannya.

Namun, keinginan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) bukanlah hal yang sederhana, terlebih untuk pemain asing yang tidak memiliki garis keturunan Indonesia. Proses naturalisasi melibatkan syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi, termasuk waktu tinggal yang cukup panjang. Messidoro, yang baru berkarier di Indonesia sejak awal musim 2022/2023, perlu menempuh jalur berbeda untuk mewujudkan mimpinya membela Timnas.

Menurut peraturan di Indonesia, seorang warga negara asing yang ingin menjadi WNI dan memperkuat Timnas Indonesia, harus memenuhi beberapa kriteria utama yakni memiliki keturunan Indonesia. Hal ini pun dibatasi maksimal hanya sampai garis keturunan dari kakek/nenek.

Jika tidak memiliki darah keturunan Indonesia, syarat utamanya adalah tinggal secara legal di Indonesia selama minimal lima tahun berturut-turut. Hal ini serupa dengan jalur yang pernah ditempuh Cristian Gonzales, legenda sepak bola yang dinaturalisasi pada 2010 setelah menetap lama di Tanah Air.

Messidoro sendiri baru memasuki musim ketiganya bermain di Liga 1, yang berarti ia baru bisa memenuhi syarat tersebut pada 2027 jika terus berkarier di Indonesia. Dalam waktu yang tersisa, ia juga perlu melalui sejumlah tahap administratif, seperti mendapatkan rekomendasi dari PSSI, persetujuan pemerintah, hingga pengambilan sumpah sebagai WNI.

PSSI sendiri biasanya memilih pemain yang memiliki kualitas istimewa untuk diajukan dalam proses naturalisasi. Berdasarkan data dari Transfermarkt, performa Messidoro sangat menjanjikan. Selama kariernya di Indonesia, ia telah tampil dalam 81 pertandingan dengan torehan 15 gol dan 26 assist.

Tak hanya itu, permainannya yang cerdas kerap membuat lini tengah lawan kewalahan. Bahkan, pelatih Dewa United, Bojan Hodak, pernah menyebutnya sebagai salah satu gelandang terbaik di Liga 1 bersama rekan-rekannya, Ricky Kambuaya dan Hugo Gomes alias Jaja.

Meski demikian, proses naturalisasi pemain bukan hanya soal statistik atau performa di lapangan. Pemerintah dan DPR juga akan mempertimbangkan kontribusi jangka panjang pemain tersebut terhadap perkembangan sepak bola nasional. Dengan kata lain, Messidoro harus menunjukkan komitmen tak hanya untuk bermain, tetapi juga untuk beradaptasi dengan budaya dan lingkungan di Indonesia.

Diketahui, saat sudah memenuhi syarat untuk dinaturalisasi nanti, penggemar berat Lionel Messi ini akan genap berusia 30 tahun, lantaran dirinya lahir pada 13 Mei 1997. Hal tersebut menjadi pertimbangan PSSI apakah Messidoro masih layak untuk diberikan paspor Indonesia.

Alexis Messidoro memiliki peluang besar untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan, tetapi jalannya masih panjang. Selain memenuhi syarat waktu tinggal, ia perlu menjaga konsistensi performanya di lapangan agar terus menarik perhatian PSSI dan masyarakat.

Jika ia berhasil melewati seluruh proses ini, kehadirannya bisa menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi Timnas, terutama di sektor lini tengah. Hingga saat itu tiba, perjalanan Messidoro di Liga 1 akan menjadi momen pembuktian kualitas dan dedikasinya terhadap sepak bola Indonesia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore