
Pemain Persibo Bojonegoro melakukan aksi protes di pinggir lapangan Sasana Krida. (Dok. Radar Bojonegoro)
JawaPos.com - Jelang pertandingan babak play-off degradasi Grup J Liga 2 Indonesia 2024/2025 pada Senin, (20/1) pukul 15.00 WIB, Persibo Bojonegoro menunjukkan dominasi statistik yang signifikan dibandingkan Persiku Kudus. Data statistik pertandingan memperlihatkan keunggulan Persibo dalam berbagai aspek permainan.
Persibo Bojonegoro mencatatkan 26 gol berbanding 8 gol Persiku Kudus sepanjang musim ini. Meskipun kedua tim memiliki jumlah kebobolan yang sama yakni 15 gol, Persibo menunjukkan produktivitas yang lebih baik dalam mencetak gol. Total tembakan Persibo juga lebih banyak dengan 202 percobaan, sementara Persiku Kudus mencatatkan 172 tembakan.
Enzo Celestine menjadi pemain kunci bagi Persibo dengan kontribusi 4 gol dan 7 operan gol. Striker Persibo ini juga mencatatkan 20 tembakan ke gawang dan 16 kreasi peluang. Sementara itu, Zola Anggoro dari Persiku Kudus telah menyumbangkan 1 gol dan 2 operan gol untuk timnya.
Catatan menarik lainnya datang dari kiper Persiku Kudus, Jajang Mulyana, yang mencatatkan 8 penyelamatan terbaik pada pekan ke-18. Di sisi lain, Persibo Bojonegoro mencatatkan 7 operan gol yang menjadi yang terbanyak di Liga 2 musim ini.
Starting kedua tim menampilkan formasi terbaik mereka. Persibo menurunkan Raka Octa sebagai kiper utama dengan dukungan lini belakang yang solid. Sementara Persiku Kudus mengandalkan Rohan di bawah mistar dengan kombinasi pemain berpengalaman di berbagai lini.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim mengingat statusnya sebagai play-off degradasi, di mana hasil akhir akan menentukan nasib mereka di kompetisi Liga 2 musim depan.
Pertadingan sengit dan penuh drama berhasil membawa Persibo Bojonegoro menuju babak 8 besar. (Instagram @persibo.bojonegoro)
