
Pelatih PSS Sleman Mazola Junior siap memaksimalkan peran Riko Simanjuntak. (Alvin Fahrizal Bayyuni/JawaPos.com)
JawaPos.com - PSS Sleman datang ke Stadion Brawijaya, Kediri, dengan misi besar dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025, Minggu (19/1) sore. Tim asuhan Mazola Junior berambisi mencuri poin penuh dari Persik Kediri untuk menjauh dari zona papan bawah klasemen.
Bertengger di posisi ke-13 dengan 18 poin membuat Super Elang Jawa harus tampil habis-habisan di setiap laga, termasuk melawan tuan rumah Persik Kediri.
Mazola Junior menyadari bahwa menghadapi Persik di kandang mereka bukan tugas mudah. Menurutnya, Macan Putih adalah tim solid dengan permainan yang konsisten. Namun, ia optimistis dengan kekuatan baru yang dimiliki timnya, terutama berkat kehadiran dua pemain lokal anyar yang belum dimainkan saat melawan Persebaya Surabaya, Jayus Hariono dan Riko Simanjuntak.
“Persik adalah tim berkualitas dengan Marcelo Rospide sebagai nakhodanya. Mereka punya pola permainan jelas dan lini serang yang sangat mematikan,” ujar Mazola dalam konferensi pers.
Riko Simanjuntak, yang baru didatangkan dari Persija Jakarta, mulai mendapat perhatian lebih. Meskipun belum diberi debut saat PSS mengalahkan Persebaya Surabaya di laga sebelumnya, Si Kancil diharapkan bisa menjadi senjata rahasia PSS untuk laga ini.
“Kami sudah melakukan persiapan intensif selama sepekan terakhir. Riko juga mulai memahami sistem permainan yang saya inginkan,” tambah Mazola.
Sementara itu, Jayus Hariono, pemain pinjaman dari Arema FC, juga diprediksi bakal menjadi andalan baru di lini tengah. Kombinasi pengalaman Riko dan kemampuan Jayus diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan PSS, terutama di sektor serangan.
Hal ini ditunjang dengan membaiknya penampilan Betinho, serta peran impresif dari gelandang baru PSS Sleman, Vinicius ‘Vico’ Duarte. Pemain dengan nomor punggung 10 itu menjadi otak dari kemenangan Super Elang Jawa saat menjamu Green Force.
Di sisi lain, Persik Kediri tak akan memberikan jalan mudah bagi tamunya. Dengan raihan 30 poin, skuad asuhan Marcelo Rospide tengah berusaha keras untuk menjaga posisi mereka di papan atas. Saat ini, Macan Putih berada di peringkat keenam klasemen sementara dan memiliki peluang besar untuk memangkas jarak dengan tiga besar.
“Kita harus fokus tampil bagus. Kalau tujuan mereka (PSS Sleman) keluar dari zona papan bawah, maka tujuan kita adalah bagaimana bertahan di empat besar,” ungkap Marcelo.
Kemenangan atas PSS Sleman akan membawa Persik semakin dekat dengan Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Hanya berjarak tujuh poin dari Persib, Macan Putih bisa menjadi ancaman serius jika mampu menjaga konsistensi.
Namun, Marcelo tetap mewaspadai permainan PSS yang tampil sangat baik saat mengalahkan Persebaya. “Mereka tim yang berbahaya jika diberi ruang. Kita harus disiplin dan agresif sejak menit awal,” tambahnya.
Laga ini menjadi pertemuan dua tim dengan ambisi yang berbeda. Mazola Junior membawa misi untuk menjauhkan PSS Sleman dari papan bawah, sementara Marcelo Rospide dan Persik Kediri fokus mempertahankan persaingan di papan atas.
