
Logo Piala Indonesia. (Instagram)
JawaPos.com - Sudah memasuki 2025, namun nampaknya belum ada tanda-tanda akan diselenggarakan lagi. Piala Indonesia adalah turnamen berbasis kompetisi yang mempertemukan klub-klub Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kompetisi ini juga berjalan sebagai turnamen resmi pendamping liga domestik dengan pemenang dari Piala Indonesia akan berkesempatan mewakili Indonesia di kompetisi tingkat kedua benua Asia.
Edisi terakhir rupanya sudah terjadi pada 25 Agustus 2019 atau kurang lebih hampir 6 tahun lamanya!. Babak final yang mengusung pertandingan dua leg itu mempertemukan PSM Makassar dan Persija Jakarta yang berhasil dimenangkan oleh PSM dengan skor agregat 2-1. Hasil dari kemenangan Persija Jakarta di leg pertama yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno 1-0 dan PSM yang mencetak skor 2-0 di Stadion Andi Mattalata, Makassar.
Persija Jakarta tampil dominan di leg pertama walaupun PSM juga tampil sangat solid dalam bertahan. Ryuji Utomo tampil sebagai pencetak gol semata wayang untuk Macan Kemayoran dan menjadi modal berharga untuk tandang ke Makassar. Nahas, gol dari Zulham Zamrun dan bek asal Australia, Aaron Evans, memupuskan harapan Marko Simic dkk merengkuh trofi Piala Indonesia. Publik Makassar berpesta pora atas kemenangan tersebut dan merayakannya di seluruh penjuru Kota Makassar.
Euforia itu juga jadi perayaan terakhir kompetisi terakbar di skena sepak bola Indonesia itu. Perusahaan minuman berenergi, Kratingdaeng, jadi sponsor utama edisi terakhir Piala Indonesia. PSSI di bawah era Erick Thohir nampak belum ada upaya berkelanjutan untuk melanjutkan edisi Piala Indonesia, setidaknya dalam waktu dekat.
Selain PSM Makassar dan Persija Jakarta, tercatat ada klub-klub lain yang meraih penghargaan di edisi terakhir Piala Indonesia tersebut. Dikutip dari akun sosial medianya, Madura United dan Borneo FC meraih peringkat ketiga terbaik setelah tersingkir di babak semifinal. Madura United meraih penghargaan ekstra dengan menjadi tim fair play di sepanjang perhelatan Piala Indonesia 2019.
Penghargaan di sektor pemain, penyerang PSM Makassar tampil dominan dengan menyumbang dua pemainnya, Zulham Zamrun dan Amido Balde sebagai top skor di Piala Indonesia. Keduanya bahu-membahu membantu Juku Eja melaju ke final dan merebut trofi dari Persija Jakarta. Semakin spesial ketika Zulham Zamrun juga jadi pemain terbaik dan Asnawi Mangkualam yang merebut penghargaan pemain muda terbaik di kompetisi tersebut.
Dilansir dari Antara, sempat ada rumor yang menyebutkan bahwa Piala Indonesia di bawah kepemimpinan Erick Thohir bakal kembali dihidupkan. Namun, Direktur PT Liga Indonesia Baru, Ferry Paulus, mengonfirmasi bahwa Piala Indonesia tidak akan kembali digelar setidaknya untuk musim-musim ke depan.
Piala Indonesia pertama kali dilaksanakan 20 tahun lalu dengan nama pertama Copa Indonesia. Sponsor utama yang dipegang oleh perusahaan HM Sampoerna Group dengan merek Dji Sam Soe membuat namanya berubah menjadi Copa Dji Sam Soe. Prestise kompetisi ini juga menyedot perhatian publik karena panasnya persaingan tidak kalah sengit dengan persaingan di liga domestik. Klub-klub kasta bawah juga berkesempatan untuk beradu skill dengan klub-klub kasta tinggi sehingga menghidupkan kompetisi yang sehat.
Rentetan permasalahan yang melanda mulai dari kerusuhan suporter, masalah finansial klub-klub peserta, serta minimnya minat sponsor membuat redup kompetisi tersebut. Piala Indonesia sempat ingin dihidupkan kembali, namun terbentur masalah klasik yang serupa dengan edisi pendahulunya. Kini, nyaris tidak akan terdengar lagi sayup-sayup suporter klub Liga 3 mendukung klub kebanggaannya bertanding melawan klub Liga 1. Setidaknya sampai permasalahan sepak bola di Indonesia sudah pulih semua.
