Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Januari 2025, 01.27 WIB

Rival Era Perserikatan Memanas, Siapa Paling Berpeluang Juara Liga 1 Musim Ini?

Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya saat mengangkat trofi tertinggi di sepak bola Tanah Air. (ist) - Image

Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya saat mengangkat trofi tertinggi di sepak bola Tanah Air. (ist)

 

JawaPos.com - Fenomena menarik terjadi pada persaingan jalur juara Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. Ketiga klub yang lahir sejak zaman Perserikatan tampil dalam posisi 3 besar klasemen musim ini. Persib Bandung masih kukuh di pucuk klasemen dengan raihan 40 poin setelah baru saja ditahan imbang tuan rumah PSBS Biak 1-1.

Persebaya Surabaya di posisi kedua dengan total 37 poin setelah takluk dari tuan rumah PSS Sleman, dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan catatan 34 poin usai menumbangkan tuan rumah Barito Putera 2-3.

Ketiga klub yang memiliki basis penggemar terbanyak di Indonesia itu juga salah tiga dari ketujuh klub pendiri federasi sepak bola Indonesia, PSSI. Sejak era penggabungan liga perserikatan dan kompetisi Galatama ke dalam kompetisi Liga 1, ketiga klub tersebut juga turut mewarnai lika-liku dinamika persaingan jawara liga domestik Indonesia. Pasang surut yang dialami ketiga tim ini tak menyurutkan nama besar dan sejarah yang mengiringi ketiganya sepanjang gelaran Liga 1 berlangsung hingga saat ini.

Ketiga klub tersebut sudah mencatatkan diri sebagai pemenang dan kini berpeluang menambah koleksi trofi liga domestik mereka. Hasil pertandingan yang baru saja diraih pada pekan ke-18 ini menambah tensi persaingan terus menanjak mencapai klimaks. Menarik ditunggu hasil akhir dari musim 2024/2025, klub manakah yang bakal mengakhiri persaingan legendaris ini yang akan keluar menjadi pemenang? Berikut total trofi era Liga 1 yang sudah dicapai oleh Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta,

1. Persib Bandung

Klub yang berasal dari Kota Bandung ini sementara memimpin klasemen Liga 1 dengan torehan cemerlang. 18 pertandingan yang dilakoni, Maung Bandung, julukan Persib, sudah merengkuh 11 kemenangan dengan 7 kali hasil imbang dengan total 40 poin. Satu poin dari kandang PSBS Biak menegaskan status belum terkalahkan Persib kendati sempat tertinggal di babak pertama. 

Sepanjang sejarah keikutsertaan Persib di Liga 1, dikutip dari Transfermarkt, klub yang jadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu yang paling sukses di antara dua pesaing beratnya. Mereka berhasil memperoleh 3 kali gelar juara pada edisi perdana Liga Indonesia setelah penggabungan pada 1995, 2014, dan yang terbaru musim 2023/2024. Persib Bandung juga jadi yang terdepan dalam menambah koleksi gelar keempatnya sekaligus menandai gelar juara dua musim berturut-turut berkat status belum terkalahkannya di musim ini.

2.Persebaya Surabaya

Bertengger di bawah Persib Bandung dari klasemen Liga 1, Green Force gagal memangkas jarak setelah secara mengejutkan dihantam tim tuan rumah PSS Sleman dengan skor 3-1. Total dari 18 pekan yang sudah dijalankan, Ernando Ari dan kolega mencatatkan 37 poin dari 11 kali menang, 4 kali imbang, dan 3 kali kekalahan. Persebaya wajib waspada untuk laga berikutnya, sebab mereka harus bangkit agar ketertinggalan poin masih dalam jangkauan sembari menghindari kejaran Persija Jakarta di peringkat ketiga.

Persebaya Surabaya sejak bergulirnya Liga 1 juga sudah mencatatkan 2 musim tampil sebagai juara liga domestik Indonesia. Klub yang berasal dari Kota Surabaya itu meraih trofi perdananya pada musim 1996/1997 dan 2004. Persebaya dikenal sebagai klub yang sukses mencetak pemain-pemain berbakat nan potensial untuk selanjutnya menjadi bintang di Timnas Indonesia. Nama-nama besar lahir dari Persebaya seperti Aji Santoso, Uston Nawawi, dan Mat Halil. Prestasi serupa disusul generasi sekarang seperti nama Rizki Ridho, Rahmat Irianto, dan Marselino Ferdinan.

3.Persija Jakarta

Sempat tampil kurang meyakinkan di pekan-pekan pembuka, perlahan anak asuh Carlos Pena terus raih kemenangan dan duduk di peringkat ketiga klasemen saat ini. Persija sudah bermain sebanyak 18 pertandingan dengan total 34 poin, masing-masing diraih dengan 10 kali kemenangan, 4 kali imbang, dan 4 kali kalah. Persija semakin percaya diri usai rentetan 3 kemenangan beruntun dan jarak poin dengan Persebaya hanya 3 poin.

Persija Jakarta juga memiliki torehan trofi yang sama dengan Persebaya sepanjang perhelatan Liga 1. Total ada 2 kali liga domestik Indonesia dirayakan di Jakarta, masing-masing pada tahun 2001 dan musim 2017/2018. Persija yang baru saja ditinggal pelatih Thomas Doll, tetapi masih  memperagakan permainan kolektif yang kini dipoles oleh Carlos Pena sebagai suksesor. Persija mulai mengintip peluang menambah koleksi trofi yang ketiga andaikan Persib dan Persebaya tampil inkonsisten dan tergelincir dari posisinya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore