Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Januari 2025, 19.43 WIB

Nick Kuipers: Saya Yakin Kami Punya Peluang untuk Juara

Nick Kuipers percaya diri bisa bawa Persib Bandung juara Liga 1 (@kuipersnick) - Image

Nick Kuipers percaya diri bisa bawa Persib Bandung juara Liga 1 (@kuipersnick)

JawaPos.com - Persib Bandung berhasil mengakhiri tahun 2024 sebagai pemuncak klasemen sementara Liga 1 2024/2025. Nick Kuipers berharap Maung Bandung mampu menjaga konsistensi permainan dan kembali meraih gelar juara di akhir musim.

Posisi puncak klasemen diraih Persib setelah menggeser Persebaya Surabaya. Dalam pertandingan terakhir putaran pertama pada Minggu (29/12), Persib menang tipis 1-0 atas Persis Solo. Di sisi lain, Persebaya harus rela turun ke peringkat kedua setelah kalah 0-2 dari Bali United.

Kemenangan atas Persis Solo membuat Persib mengoleksi 38 poin. Unggul satu poin dari Persebaya yang tetap bertahan dengan 37 poin. Situasi ini menjadi modal penting bagi Maung Bandung untuk terus bersaing mempertahankan gelar juara.

Bek andalan Persib Nick Kuipers menyebut, pencapaian ini adalah awal yang baik. Meski demikian, ia menegaskan perjalanan menuju juara masih panjang.

"Saya yakin kami punya peluang untuk juara. Tapi kami belum (juara), masih separuh jalan, kami juga belum kalah dan ini suatu pencapaian," ujar Nick Kuipers seperti dikutip dari laman resmi Persib.

"Ini bagus bagi tim, sangat penting dan kami akan berusaha melanjutkannya. Baru kita lihat nanti bagaimana di akhir musim, tapi saya punya perasaan bagus akan hal ini," tambahnya.

Namun, Kuipers juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan capaian ini. Putaran kedua akan menjadi ujian sesungguhnya untuk memastikan Persib tetap berada di jalur juara.

Saat ini, Liga 1 sedang memasuki jeda kompetisi menyambut tahun baru 2025. Lanjutan kompetisi dijadwalkan mulai kembali pada 10 Januari mendatang. Namun, pada anak asuh Bojan Hodak harus mempersiapkan diri lebih awal lantaran menjalani laga tunda kontra Bali United pada 6 Januari 2024.

"Tentu saja bagus bisa berada di sana (puncak klasemen), kami berjuang sejak awal musim untuk berada di sana," tutur Nick Kuipers.

"Tapi kami belum memainkan permainan terbaik di semua pertandingan. Jadi, ada banyak hal yang harus diperbaiki di putaran kedua," sambungnya.

Sejarah Liga 1 menunjukkan tim pemuncak klasemen paruh musim seringkali kesulitan untuk mempertahankan posisinya hingga akhir musim.

Sejak Liga 1 bergulir, beberapa tim yang memimpin di paruh musim gagal menjadi juara. Pada 2017, Bali United memuncaki klasemen paruh musim, tetapi Bhayangkara FC yang keluar sebagai juara.

2018, Persib berada di puncak paruh musim, tetapi Persija Jakarta yang meraih trofi di akhir musim. Pada 2019, Bali United berhasil menjadi juara setelah memimpin di paruh musim, mematahkan tren tersebut.

Musim 2021/22 kembali menghadirkan kejutan ketika Bhayangkara FC memimpin di paruh musim, tetapi Bali United yang meraih gelar juara. Pada musim 2022/23, PSM Makassar berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen hingga akhir musim.

Sedangkan pada 2023/24, Borneo FC yang menjadi juara reguler series, gagal merengkuh trofi karena Persib menjadi juara via championship series. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore