
Kasim Botan jadi supersub baru Persebaya Surabaya yang siap berikan kontribusi terbaiknya di Liga 1 Indonesia 2024/25. (Instagram: @kasim_77)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu tim dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang di kancah sepak bola Indonesia. Klub berjuluk Green Force ini tak pernah kehabisan bakat muda yang siap bersinar di tengah kerasnya persaingan Liga 1 Indonesia 2024/25. Setelah sebelumnya ada nama Ahmad Nufiandani yang dikenal sebagai supersub andalan, kini muncul bintang baru yang siap menggantikan peran tersebut: Kasim Botan.
Nama Ahmad Nufiandani memang tak asing bagi Bonek, sebutan untuk pendukung setia Persebaya Surabaya. Mantan pemain yang memiliki kecepatan dan kelincahan ini selalu memberikan kontribusi penting saat dipercaya turun ke lapangan, terutama sebagai pemain pengganti. Meski sering tampil dari bangku cadangan, Ahmad Nufiandani sering kali menjadi pembeda di momen-momen krusial, sehingga ia mendapat julukan sebagai supersub. Namun, seiring berjalannya waktu, setiap musim memiliki bintangnya sendiri. Dan kini, Kasim Botan, pemain asal Adonara, Nusa Tenggara Timur, tengah mencuri perhatian dengan performa cemerlangnya.
Pada laga pembuka Liga 1 Indonesia 2024/25, Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemenangan ini tak lepas dari peran vital Kasim Botan yang tampil luar biasa meski hanya bermain sebagai pemain pengganti. Memasuki lapangan di babak kedua, Kasim Botan menunjukkan kelasnya dengan aksi-aksi brilian yang membuat pertahanan lawan kocar-kacir.
Gol tunggal Persebaya Surabaya dalam pertandingan tersebut tercipta pada menit ke-82 melalui titik putih. Penalti tersebut berawal dari aksi gemilang Kasim Botan yang memaksa bek PSS Sleman, Cleberson, melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Kecepatan dan teknik dribbling Kasim Botan benar-benar merepotkan lini belakang PSS, hingga Cleberson tak punya pilihan lain selain menjatuhkannya. Bruno Moreira, yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti, sukses menjalankan tugasnya dengan baik, memastikan tiga poin perdana bagi Persebaya Surabaya di musim ini.
Performa Kasim Botan dalam laga ini tentu tak lepas dari perhatian. Ia menggantikan Alfan Suaib, pemain muda potensial yang sebenarnya tampil cukup baik di babak pertama. Alfan menunjukkan beberapa aksi gemilang, namun kematangan dan pengalaman yang masih minim membuat sejumlah peluang yang didapatkan tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Pelatih Paul Munster kemudian memutuskan untuk memasukkan Kasim Botan di babak kedua, sebuah keputusan yang terbukti sangat tepat.
Kasim Botan tampil lebih taktis dan tajam dibandingkan Alfan. Ia menunjukkan kematangan yang luar biasa, memanfaatkan setiap kesempatan dengan cerdas, dan terus menekan pertahanan PSS Sleman. Kecepatan dan dribbling-nya membuat para bek lawan kesulitan untuk mengawalnya. Tak heran, akhirnya ia mampu menciptakan peluang emas yang berbuah penalti, sekaligus menjadi assist tak langsung bagi gol kemenangan Persebaya Surabaya.
Bagi Kasim Botan, peran sebagai pemain pengganti atau starter bukanlah masalah besar. Yang terpenting baginya adalah memberikan kontribusi maksimal bagi tim, apa pun situasinya. "Bagi saya tidak masalah menjadi starter maupun masuk jadi pemain pengganti. Yang terpenting saya bisa tampil maksimal, agar Persebaya meraih poin maksimal," kata Kasim Botan dengan rendah hati dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Musim lalu, Kasim Botan adalah salah satu pemain yang paling sering tampil untuk Persebaya Surabaya. Ia mencatatkan 30 penampilan dengan torehan empat assist dan enam tembakan tepat sasaran. Statistik ini menunjukkan betapa pentingnya peran Kasim Botan dalam skema permainan Persebaya Surabaya. Meski lebih sering bermain sebagai pemain sayap, Kasim Botan juga mampu beradaptasi dengan berbagai posisi, termasuk sebagai bek kanan. Fleksibilitas ini membuatnya menjadi pemain yang sangat berharga bagi tim.
Selain kemampuannya dalam menyerang, Kasim Botan juga menunjukkan kualitasnya dalam bertahan. Musim lalu, ia mencatatkan 33 tekel, 38 intersep, dan dua sapuan, sebuah catatan yang impresif untuk seorang pemain yang sering bermain di posisi sayap. Kasim Botan bukan hanya mengandalkan kecepatan dan teknik, tetapi juga memiliki naluri bertahan yang kuat, membuatnya menjadi pemain yang serba bisa.
Menghadapi musim baru ini, Kasim Botan tampaknya semakin matang dan siap untuk menjadi andalan Persebaya Surabaya. Dengan pengalamannya yang semakin bertambah, ia kini memiliki kemampuan untuk membaca permainan dengan lebih baik dan mengambil keputusan yang tepat di lapangan. Kasim Botan tahu kapan harus menyerang dengan cepat dan kapan harus bermain lebih aman untuk menjaga keunggulan tim.
Laga berikutnya yang akan dihadapi Persebaya Surabaya adalah melawan Malut United. Kasim Botan sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi pertandingan tersebut. Ia menyadari ancaman yang bisa datang dari para pemain Malut United, terutama Yakob dan Yance Sayuri yang dikenal memiliki kecepatan luar biasa. "Ya, saya tahu mereka punya kecepatan. Kita harus mengantisipasi itu apabila saya diberikan kesempatan bermain oleh pelatih. Dari musim lalu kita juga melihat kekuatan mereka saat membela PSM Makassar," jelas Kasim Botan.
Kata-kata Kasim Botan mencerminkan rasa percaya diri dan kesiapannya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Persebaya Surabaya. Ia tahu bahwa setiap pertandingan adalah tantangan baru yang harus dihadapi dengan penuh konsentrasi dan determinasi. Meski Malut United bukanlah lawan yang mudah, Kasim Botan dan rekan-rekannya di Persebaya Surabaya siap untuk bertarung habis-habisan demi meraih tiga poin berikutnya.
Melihat perkembangan dan kontribusi Kasim Botan sejauh ini, tak heran jika banyak yang mulai menyebutnya sebagai supersub baru Green Force. Kasim Botan memiliki karakteristik yang berbahaya: cepat, lincah, dan selalu menjadi ancaman bagi pertahanan lawan. Kasim Botan juga memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda. Selain kemampuan menyerang yang mumpuni, Kasim Botan juga memiliki kemampuan bertahan yang jarang dimiliki oleh pemain sayap lainnya. Fleksibilitas ini membuatnya menjadi pemain yang sulit digantikan dan sangat berharga bagi tim.
Perjalanan Kasim Botan di Persebaya Surabaya mungkin masih panjang, tetapi satu hal yang pasti: ia telah menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting dari skuad Green Force. Dengan terus berkembangnya kemampuannya dan dukungan penuh dari pelatih serta rekan-rekan setim, Kasim Botan berpotensi menjadi bintang besar berikutnya di sepak bola Indonesia.
