
Atlético Madrid telah mengajukan keluhan resmi ke UEFA (sumber ig @idextratime)
JawaPos.com - Atmosfer jelang laga Liga Champions antara Arsenal dan Atletico Madrid kurang baik setelah insiden tak terduga di Emirates Stadium. Klub asal Spanyol tersebut resmi mengajukan keluhan ke UEFA setelah sesi latihan mereka terganggu oleh tidak tersedianya air panas untuk mandi bagi para pemain.
Akun @idextratime menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat Atletico Madrid latihan di Emirates Stadium sebelum laga. Menurut laporan dari berbagai media Spanyol, skuad Atletico baru saja menyelesaikan latihan dalam kondisi hujan deras di lapangan utama Emirates. Namun, ketika mereka kembali ke ruang ganti, para pemain mendapati bahwa air panas di fasilitas mandi tidak berfungsi.
Situasi tersebut menimbulkan kekesalan di kubu Atletico Madrid. Para pemain dan staf disebut harus segera meninggalkan stadion dan kembali ke hotel untuk membersihkan diri, sebuah hal yang dianggap tidak pantas mengingat status kompetisi dan standar profesional yang diharapkan di level Eropa.
Sumber internal klub menyebutkan bahwa pihak Atletico telah menyampaikan laporan resmi ke UEFA untuk menyoroti masalah ini. Keluhan tersebut mencakup ketidaknyamanan yang dirasakan para pemain dan dugaan pelanggaran terhadap standar penyelenggaraan pertandingan Eropa, yang seharusnya menjamin kenyamanan tim tamu.
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi lebih lanjut mengenai penyebab teknis gangguan tersebut. Namun, di Spanyol, insiden ini sudah menjadi sorotan besar. Beberapa media menilai bahwa peristiwa ini memperkeruh suasana menjelang laga penting di kompetisi antarklub tertinggi Eropa itu.
Bagi Atletico Madrid, gangguan semacam ini dianggap mengganggu persiapan tim, terutama karena sesi latihan di stadion lawan biasanya digunakan untuk adaptasi akhir dan memastikan kesiapan pemain terhadap kondisi lapangan. Meski demikian, laporan dari jurnalis yang hadir di lokasi menyebutkan bahwa latihan tetap berlangsung sesuai rencana tanpa hambatan berarti di lapangan.
Insiden ini menambah dinamika jelang pertemuan antara dua klub dengan karakter permainan berbeda. Arsenal, di bawah asuhan Mikel Arteta, tengah dalam performa stabil di Liga Champions, sedangkan Atletico asuhan Diego Simeone datang dengan reputasi sebagai tim dengan disiplin pertahanan terbaik di Eropa.
Tidak tersedia air panas mungkin tampak sepele di permukaan, namun dalam konteks sepak bola profesional, fasilitas latihan dan kenyamanan pemain merupakan bagian dari protokol penting yang diawasi ketat oleh UEFA.
Dengan keluhan resmi yang sudah diajukan, kini UEFA diharapkan meninjau laporan tersebut sebelum laga berlangsung. Bagi Atletico, insiden ini menjadi catatan tambahan dalam persiapan mereka menghadapi Arsenal, dalam malam yang seharusnya sepenuhnya berfokus pada taktik dan performa di lapangan.
