
Pep Guardiola mulai menemukan perubahan positif di setiap pemain Manchester City. (Photo: AP/Dave Thompson)
JawaPos.com - Pep Guardiola menyatakan bahwa Manchester City semakin mendekati performa terbaik setelah penampilan ciamik menghancurkan Ipswich 6-0 di Portman Road pada Minggu (19/1). Kemenangan ini membuat The Citizens merangsek ke posisi 4 klasemen Liga Inggris sementara.
Manchester City merasakan titik terendah saat bulan Desember 2024 di mana mereka merosot ke peringkat ketujuh dan tersingkir dari perburuan gelar juara. Namun, mereka meresponsnya dengan enam pertandingan tak terkalahkan sejak Boxing Day.
Hasil imbang melawan Everton dan Brentford adalah pengingat bahwa mereka masih jauh dari permainan sempurna. Pep Guardiola ngotot bahwa City masih jauh dari kata terbaik ketika mereka berhasil mencetak empat gol ke gawang West Ham pada 4 Januari lalu.
Kemenangan 6-0 atas Ipswich adalah kemenangan terbesar mereka musim ini. Bintang The Citizen, Phil Foden menunjukkan penampilan terbaik pada musim ini dengan menyumbang dua gol.
Melansir dari Manchester Evening News yang mengutip Sky Sports, Pep Guardiola mengatakan para pemainnya sudah mulai menemukan percaya pada diri masing-masing meski dia tidak mengatakan bahwa timnya telah kembali ke performa terbaik.
"Kami kembali menunjukkan beberapa ciri khas tim ini selama 10 tahun terakhir. Sangat senang dengan tiga poin dan kembali ke zona Liga Champions musim depan, itu akan sangat sulit,” ucap pelatih asal Spanyol tersebut.
"Mungkin ini masih bukan versi terbaik (Manchester City), tapi kita semakin dekat dengan konsistensi yang kami miliki dalam permainan kami. Kebanyakan dari hal tersebut tidak terjadi pada pertandingan sebelumnya yang kami menangkan,” tambahnya.
Pep Guardiola juga mengungkapkan perasaannya ketika tim asuhannya telah menunjukkan beberapa penampilan positif.
"Hasil ini penting, namun para pemain harus tetap menyadari siapa kami. Sudah lama kami tidak seperti dulu karena banyak alasan, cedera salah satunya, tapi bukan hanya itu. Kami menyadari jika kami melakukan ini maka kami bisa bersaing atau menjadi tim yang bisa melakukan apa yang kami mau. Mudah-mudahan para pemain bisa merasakannya hal itu. Baru-baru ini kami berbicara banyak tentang apa yang telah kami lewatkan,” katanya.
Pep Guardiola bersyukur Ruben Dias telah kembali dan memuji Kevin De Bruyne serta Phil Foden atas peran mereka dalam kemenangan meyakinkan itu.
Sang juru taktik menarik keluar De Bruyne, Foden dan Haaland ketika waktu tersisa setengah jam, mengistirahatkan mereka menjelang perjalanan Liga Champions yang harus dimenangkan dalam laga menghadapi Paris Saint-Germain pada Kamis (23/1).
“Kita harus menempuh perjalanan jauh. Kami terlambat bangkit dan harus segera kembali bersiap. Kami punya dua final [dua pertandingan terakhir Liga Champions]. Jika kami menang dua kali, kami lolos, menang satu kali masih kemungkinan besar (untuk lolos), tetapi kami masih harus mendapatkan poin penuh karena jika tidak dapat menciptakan masalah bagi diri kita sendiri. Terutama melawan Feyenoord, bahkan Lisbon,” pungkas Pep Guardiola.
