Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Januari 2025, 05.47 WIB

AC Milan Punya Catatan Nasib Buruk di Tangan Pelatih Asing, Milanisti Jangan Berharap Banyak dengan Sergio Conceicao

TUGAS BARU: Pelatih AC Milan Sergio Conceicao akan menghadapi Juventus dalam pertandingan debutnya. (Foot Italia) - Image

TUGAS BARU: Pelatih AC Milan Sergio Conceicao akan menghadapi Juventus dalam pertandingan debutnya. (Foot Italia)

JawaPos.com - AC Milan sudah melakukan pergantian pelatih. Sergio Conceicao datang menggantikan Paulo Fonseca yang dipecat.

Conceicao dikontrak jangka pendek. Tugasnya hanya sampai musim 2024-2025 selesai, namun ia bisa otomatis bertahan semusim lagi andai mampu mencapai target tim.

Ujian pertama bagi pria Portugal langsung berat. AC Milan bertemu Juventus di semifinal Supercoppa Italia, Sabtu (4/1) dinihari WIB.

Banyak harapan yang digantung di benak Sergio Conceicao. Milanisti ingin tim kesayangan bangkit dan bersaing lagi di papan atas, bahkan jalur juara.

Dengan masa lalu sang pelatih yang sukses besar di Porto, harapan ini bisa saja jadi kenyataan. Masalahnya AC Milan punya cerita buruk bersama pelatih asing.

Dalam sejarahnya I Rossoneri memang identik dengan pelatih Italia. Kendati demikian fakta bahwa mereka beberapa kali ditukangi orang asing juga tidak terbantahkan.

Juru taktik perdana mereka saja orang Inggris. Herbert Kilpin namanya. Ia juga disebut-sebut sebagai pendiri klub pada 1899 silam.

Selama lima dekade awal terbentuknya AC Milan cukup sering mempekerjakan pelatih asing. Sebut saja Heinrich Oppenheim, Herbert Burgess, Engelbert Koning, Jozsef Banas, Giuseppe Viola, William Garbut, Hermann Felsner, hingga Lajos Czezler.

Dari menumpuknya pelatih asing, hanya Lajos Czeizler yang membawa Il Diavolo Rosso berjaya. Pria asal Hungaria sukses mempersembahkan scudetto musim 1950-1951.

Selebihnya tidak ada yang sukses. Lama percaya dengan orang asli Italia, mereka kembali beralih ke nakhoda luar negeri.

Musim 1977-1978 klub menunjuk Nils Liedholm menggantikan Nereo Rocco. Meski asli Swedia, Liedholm sudah hafal luar dalam Serie A.

Ia lama bermain di Italia. Nils Liedholm juga legenda Milan yang bermain dari 1949 sampai 1961. Kembali ke San Siro sebagai pelatih ia menuai sukses dengan scudetto musim 1978-1979.

Itulah terakhir kali klub yang kini dimiliki Gery Cardinale juara bersama pelatih asing. Nakhoda lintas negara bahkan benua yang datang setelah itu mengecewakan.

Oscar Tabarez dan Fatih Terim yang berjaya di klub sebelumnya gagal total di San Siro. Tak sampai semusim bertugas keduanya sudah dipecat.

Leonardo, legenda klub, tak kuasa mempertahankan kebesaran AC Milan yang sudah dibangun Carlo Ancelotti sebelumnya. Dia memang tidak dipecat,tapi capaian klub musim 2009-2010 menurun cukup signifikan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore