Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Januari 2025, 04.44 WIB

Piala Super Italia: Juventus vs AC Milan, Duel Ayah Melawan Anak, Siapa Menang?

Sergio Conceicao, pelatih baru AC Milan. (acmilan.com) - Image

Sergio Conceicao, pelatih baru AC Milan. (acmilan.com)

JawaPos.com - Juventus akan menghadapi AC Milan di babak semifinal Piala Super Italia, Sabtu (4/1) dini hari WIB. Pertandingan akan digelar di King Saud University Stadium, Riyadh, Arab Saudi. 

Tak hanya berstatus sebagai grande partita atau pertandingan besar, pertemuan dengan Juventus juga akan menjadi pembuktian bagi pelatih baru AC Milan, Sergio Conceicao. 

Ya, laga ini menjadi pertandingan debut pelatih asal Portugal tersebut setelah diresmikan sebagai pelatih baru Rossoneri pada Senin (30/12) lalu. Mantan pelatih FC Porto itu dikontrak hingga 30 Juni 2026.

"Saya merasa sangat bangga; merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk berada di Klub yang penting ini,” ujar Conceicao dilansir dari situs resmi klub, acmilan.com.

“Kami tidak punya waktu untuk disia-siakan. Ada pertandingan penting dalam beberapa hari ke depan. Namun, kami tidak akan mengeluh dan tidak ingin mencari-cari alasan," tambahnya.

Uniknya di laga debutnya nanti, Conceicao akan berhadapan langsung dengan sang anak, Francisco Conceicao, yang kini membela Juventus. Melawan putranya sendiri di lapangan hijau, Conceicao mengaku hal itu bukanlah sesuatu yang luar biasa. Sebagai seorang profesional, ia tetap ingin meraih kemenangan.

“Di rumah, saya adalah seorang ayah, di lapangan saya adalah seorang lawan, dan dia (Francisco) berpikir dengan cara yang sama. Tidak ada emosi, saya ingin menang,” ucap mantan pemain Inter Milan tersebut.

Menurutnya, sang anak memiliki kualitas dan teknik yang cukup baik. Pernyataan ini memang bukan omong kosong belaka. Terbukti saat ini Francisco Conceicao menjadi salah satu pemain andalan klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut. 

Didatangkan pada awal musim 2024/2025, pemain berusia 22 tahun tersebut sudah tampil dalam 19 pertandingan di seluruh kompetisi dengan torehan 2 gol dan 5 assist. Dengan formasi 4-2-3-1 yang sering digunakan oleh Juventus, Conceicao kerap jadi pilihan utama Thiago Motta untuk posisi sayap kanan.

Di sisi lain, sang ayah tetap menargetkan kemenangan pada laga nanti. Selain sang anak, menurut Sergio Conceicao, Juventus juga banyak dihuni pemain berkualitas dan memiliki pertahanan yang tangguh. 

“Mereka hanya kebobolan sedikit gol dan bermain dalam formasi yang kompak. Kami harus berhasil membongkar organisasi pertahanan mereka yang luar biasa,” tutur Sergio Conceição.

Dikutip dari transfermarkt.com, dari 25 laga di seluruh kompetisi, klub asal kota Turin tersebut memiliki catatan 43 gol dan 20 kali kebobolan. Sebaliknya AC Milan memiliki catatan yang sedikit berbeda yakni 44 kali memasukkan gol dan 27 kali kemasukkan dari 24 pertandingan. 

AC Milan berangkat ke Riyadh dengan situasi yang tidak cukup baik. Selain dinakhodai pelatih anyar, musim ini di bawah asuhan pelatih sebelumnya, Paulo Fonseca, catatan Il Rossoneri tidak terlalu baik. 

Pada pertandingan terakhir, AC Milan hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu AS Roma, Minggu (29/12). Di klasemen sementara Serie A, AC Milan harus puas berada di posisi peringkat ke-8 dengan torehan 27 poin hasil dari 7 kali menang, 6 kali seri, dan 4 kali kalah.

Di bawah asuhan Sergio Conceicao, para pendukung AC Milan tentu berharap klub dengan koleksi 19 scudetto ini bisa bangkit dan menunjukkan peningkatan performa. Dalam laga melawan Juventus nanti, diprediksi AC Milan tetap mengandalkan gelandang asal Belanda Tijjani Reinders.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore