Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 September 2025, 17.29 WIB

4 Bahaya Bermain HP bagi Anak yang Perlu Orang Tua Waspadai

Anak-anak Bermain HP (dok freepik.com)


JawaPos.com — Di era digital, penggunaan gawai seperti handphone (HP) sudah menjadi bagian dari keseharian, termasuk bagi anak-anak. 

Meski bisa memberikan manfaat seperti sarana belajar interaktif atau hiburan, penggunaan HP yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak

Oleh karena itu, orang tua perlu memahami risiko yang mungkin muncul agar lebih bijak dalam mengawasi aktivitas digital anak.

Baca Juga: Bangun Tidur Langsung Cek HP: Inilah 7 Kepribadian yang Menempel pada Dirimu Menurut Psikologi

Dampak dari Penggunaan HP yang Berlebihan

1. Gangguan Tidur dan Kualitas Istirahat Menurun

Anak yang terlalu sering menggunakan HP sebelum tidur rentan mengalami gangguan tidur. Alodokter menyebut bahwa cahaya biru dari layar membuat produksi hormon melatonin terganggu, sehingga anak sulit tidur nyenyak. 

2. Masalah pada Penglihatan dan Mata Cepat Lelah

Menggunakan gadget terlalu lama tanpa istirahat bisa menyebabkan mata kering, iritasi, pandangan kabur, dan bahkan berpotensi muncul minus. Dilansir dari halodoc.com, hal ini terjadi karena paparan terus-menerus terhadap cahaya layar. 

3. Kecanduan Gadget yang Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

Bermain HP bisa berubah jadi kebiasaan kompulsif: anak tak bisa berhenti, bahkan saat diminta atau saat ada kegiatan lain yang harus dilakukan. Kecanduan gadget dapat menyebabkan gangguan perilaku dan konsentrasi.
 
4. Gangguan Postur dan Nyeri Fisik

Duduk terlalu lama sambil membungkuk atau menunduk menatap layar HP bisa menyebabkan nyeri leher, punggung, dan juga pegal-pegal di tangan atau jari. Dilansir dari alodokter.com memaparkan bahwa penggunaan gadget yang tidak ergonomis menambah risiko gangguan fisik ini pada anak-anak. 

Batas Waktu Bermain HP Sesuai Usia Anak

Agar penggunaan gawai tetap aman, beberapa lembaga kesehatan memberikan rekomendasi batas waktu bermain HP berdasarkan usia:

Anak di bawah 2 tahun: Sebaiknya tidak terpapar layar sama sekali, kecuali untuk video call dengan keluarga.

Usia 2–5 tahun: Waktu penggunaan layar maksimal 1 jam per hari dengan pendampingan orang tua.

Usia 6–12 tahun: Disarankan maksimal 2 jam per hari, sambil tetap mendorong aktivitas fisik dan sosial di luar layar.

Remaja: Boleh menggunakan lebih dari 2 jam, tetapi tetap perlu batasan, terutama agar tidak mengganggu waktu tidur, belajar, dan interaksi sosial.

Panduan ini menekankan bahwa yang terpenting bukan hanya durasi, tetapi juga kualitas konten serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak.

Cara Mengurangi Risiko:

1. Batasi durasi penggunaan gadget. Hindari memberikan HP terlalu lama terutama di waktu menjelang tidur.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore