JawaPos.com - Sedan Leapmotor B01 yang didukung Stellantis akan diluncurkan pada pertengahan 2025. Mobil ini terlihat di Tiongkok tanpa kamuflase beberapa waktu lalu.
Seperti dilansir dari Car News China, Selasa (7/1), mobil ini mengadopsi bahasa desain terbaru dari merek tersebut. Mobil ini memiliki bagian depan tertutup dengan satu strip lampu berjalan LED dan garis kap mesin yang miring. Kendaraan yang terlihat ini pun memiliki warna bodi kekuningan.
Mobil ini memiliki bodi berbentuk teardrop dengan garis atap yang ramping. Fitur eksterior lainnya termasuk pilar yang dihitamkan, gagang pintu yang rata, dan pelek multi-spoke. Sebelumnya, crossover Leapmotor B10 juga memperlihatkan desain roda yang sama.
Selain itu, Leapmotor B01 memiliki kamera pandangan sekeliling pada kaca spion samping, dan kamera pemantau titik buta di spakbor depan. Port pengisian dayanya terletak di spakbor belakang kanan. Bagian belakang mobil memiliki satu unit lampu belakang.
Leapmotor B01 adalah mobil kedua dalam seri B utama merek tersebut. Mobil ini akan memasuki pasar setelah crossover listrik B10 mengajukan izin penjualan pada tahun lalu.
Sedan B01 akan menggunakan platform B arsitektur Leap 3.5, versi yang lebih tinggi akan dilengkapi dengan chip penggerak LiDAR dan AI. B01 akan mulai dijual di Tiongkok dengan kisaran harga sekitar 100.000-150.000 yuan (Rp 220,5-330,7 juta). Nantinya, sedan ini dapat memasuki pasar Eropa.
Meski begitu, tidak ada informasi tentang spesifikasi Leapmotor B01. Namun, mobil ini akan diposisikan sebagai pesaing Xpeng Mona M03 yang laris manis. Jadi, B01 kemungkinan akan memiliki panjang bodi 4,7 meter.
Selain itu, Leapmotor B01 adalah model yang sepenuhnya bertenaga listrik. Mobil ini akan menggunakan powertrain yang sama dengan crossover B10. Crossover B10 menggunakan satu e-motor tunggal dengan daya hingga 160 kW (214 hp) yang ditenagai oleh baterai LFP 56,2 kWh.
Sebagai informasi, Leapmotor adalah produsen kendaraan energi baru (NEV) asal Tiongkok yang didirikan pada 2015. Tahun lalu, salah satu produsen mobil terkemuka dunia, Stellantis, mengakuisisi lebih dari 20 persen saham perusahaan ini.
Dua pihak juga telah membentuk usaha patungan Leapmotor International dengan Stellantis memegang 51 persen saham. Pada 2024, Leapmotor telah mengirimkan 293.724 mobil kepada klien. Lini modelnya saat ini terdiri dari lima kendaraan. Tahun ini, Leapmotor akan meluncurkan crossover B10 dan sedan B01.