
Ilustrasi: Penggunaan aplikasi Google Maps. (TheTechNews)
JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah tinggal menghitung hari. Lama tak jumpa sanak family di kampung, para perantau mulai berbondong-bondong berangkat ke kampung halamannya masing-masing dengan berbagai moda transportasi.
Buat yang mudik menggunakan moda transportasi darat, khususnya mobil atau sepeda motor, sebaiknya Anda memiliki aplikasi pemantau dan peta lalu lintas digital. Banyak yang bisa digunakan dan tersedia gratis di toko aplikasi smartphone Android ataupun iOS.Dengan bantuan aplikasi peta digital, perjalanan dengan rute tempuh jauh lebih terbantu.
Salah satu peta digital yang banyak digunakan adalah Google Maps. Aplikasi peta digital ini juga termasuk yang paling dianjurkan untuk dipakai para pemudik oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Pasalnya, Kepolisian menyebut bahwa Google Maps merupakan aplikasi peta digital terstandar yang penggunaannya bisa menyesuaikan dengan diskresi Kepolisian.
"Saat ini Google Maps sudah mengikuti strategi diskresi Kepolisian. Jadi jangan lupa untuk cek Google Maps sebelum mudik, ya," demikian postingan akun Instagram NTMC Polri.
Dijelaskan lebih lanjut, Google Maps yang telah mengikuti strategi diskresi Kepolisian itu, nantinya akan tampil beberapa aturan yang mungkin sifatnya mendesak yang diambil oleh pihak Kepolisian buat mengurai kemacetan.
Misalnya, jika ada rambu dilarang masuk pada jalur tol, hal tersebut berarti Kepolisian sedang menerapkan aturan one way. "Cek Google Maps kamu saat mudik. Jika ada rambu dilarang masuk, tandanya Kepolisian masih menerapkan sistem one way," lanjut postingan Instagram NTMC Polri.
Pantauan JawaPos.com di toko aplikasi Google Play Store, ada perintah pembaruan pada aplikasi Google Maps. Artinya, untuk memastikan semua fungsi Google Maps berjalan sebagai mana mestinya, kamu perlu mengecek bahwa versi aplikasi Maps kamu merupakan yang paling mutakhir atau terkini.
Sebagaimana diketahui, aplikasi Google Maps saat ini memang menjadi layanan peta digital yang paling kaya fitur dan banyak digunakan. Informasi yang tersaji juga akurat dan realtime, misalnya saat di depan ada kecelakaan atau kepadatan, Google Maps akan langsung memberikan informasinya kepada pengguna saat itu juga.
Selain Google Maps, aplikasi peta digital lainnya yang kerap dipakai adalah Waze. Waze sendiri masih merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Google. Bedanya dengan Google Maps, Waze lebih bersifat sosial. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
Prediksi Skor Rennes vs Paris Saint-Germain di Liga Prancis 2026/2027: Les Parisiens Bisa Kesulitan!
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
