
Kepala BGN Sudaryono dalam RDP bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (17/9). (Istimewa)
JawaPos.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pengetatan aturan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperlukan untuk memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan akuntabel.
Meski begitu, dia menyadari aturan baru tersebut mungkin terasa merepotkan bagi jajaran pelaksana.
"Ini Pak Kepala yang baru ini kok bikin aturan ribet sekali sih, kok bikin SPS bikin ini bikin itu. Percayalah bahwa yang ribet ini yang perlu kita lakukan. Yang kemarin rasanya gampang, rasanya enak, rasanya mudah, itu kemudian tidak akuntabel," ucapnya melalui akun instagram @sudaru_sudaryono, dikutip Senin (12/10).
Baca Juga:PKB Dukung 1000 % Buat Prabowo Dua Periode, Realisasi Program MBG hingga Kopdes Jadi Alasannya
Dia mencontohkan, pada praktik sebelumnya, jumlah penerima manfaat yang dilaporkan menjadi dasar pembayaran tanpa mekanisme yang memadai sebagaimana yang dia inginkan saat ini.
"Dulu penerima manfaat pokoknya yang penting ngaku berapa, kita dibayar segitu. Enggak bisa lagi," kata Sudaryono.
Dia mengingatkan, apabila praktik tersebut terus berlangsung, bukan hanya pimpinan yang berisiko menghadapi persoalan hukum. Pihak yang menjalankan operasional program di lapangan juga dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan perbuatannya.
"Kalau ini diterus-teruskan, yang masuk penjara bukan pimpinan, tapi Anda semua juga kemudian terancam pidana karena yang kita kelola adalah anggaran negara gitu," lanjutnya.
Sudaryono pun meminta seluruh jajaran BGN mengevaluasi cara kerja sebelumnya dan tidak mengulangi praktik yang dinilai keliru. Dia menekankan bahwa perubahan tata kelola membutuhkan keterlibatan seluruh pihak yang menjalankan program MBG.
"Saya ingin mengajak Anda semua, yang lalu-lalu ya kalau kamu merasa apa yang kau kerjakan di masa lalu itu kemudian tidak baik, jangan kau teruskan," tuturnya.
Dia berharap jajaran BGN mendukung pembenahan tersebut agar program MBG dapat berjalan dengan baik dan pengelolaan anggarannya semakin akuntabel
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022