
Faisal Basri
JawaPos.com - Sejak Covid-19 merebak tahun lalu di Indonesia, pemerintah kerap membuat program pencegahan penularan dengan menggunakan berbagai istilah. Dari awalnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lalu menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, hingga PPKM Darurat pada awal Juli lalu.
Kemarin, Senin (20/7), pemerintah kembali mengubah istilah.
Menteri Koordinasi bidang perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, mulai 26 Juli mendatang, istilah PPKM Darurat sudah tidak lagi digunakan, dan diganti oleh kategori level 1-4.
Perubahan istilah tersebut juga muncul dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali itu diteken Mendagri Tito Karnavian.
Mengutip aturan Inmendagri, menindaklanjuti arahan Presiden RI yang menginstruksikan agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen dan untuk melengkapi pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro serta mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.
Buat beberapa orang, istilah yang terus berganti-ganti ini cukup melelahkan dan menjengkelkan. Pasalnya, dalam praktiknya, pelaksanaannya selalu tidak maksimal. Malah, angka penularan terus saja bertambah meskipun kasus kesembuhan yang ada juga tidak bisa dibilang sedikit.
Ekonom Senior Faisal Basri adalah salah satu yang mengkritik keras perubahan istilah ini.
"Kok tak kapok-kapok obral istilah? Terus saja melakukan hal yg serupa berulang-ulang mendambakan hasil yang berbeda," ujarnya dalam akun Twitter-nya, Rabu (21/7).
Faisal bahkan mengatakan, pola penggantian istilah ini sudah mengisyaratkan bahwa ada yang tidak beres dalam pola pikir dan kinerja pemerintah.
"Kata Einstein itu wujud ketidakwarasan," katanya lagi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022