Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Januari 2025, 16.35 WIB

Sindir Institusi yang Sering Melakukan Pemborosan Anggaran, Prabowo: Teknik Akal-akal Itu Semua Saya Paham

Presiden Prabowo Subianto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Presiden Prabowo Subianto. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus menerapkan pemerintahan yang efisien. Ia pun menyindir pihak-pihak di institusi dan organisasi yang cenderung melakukan pemborosan anggaran.

Bahkan, ia menyindir para pihak yang kerap melakukan pemborosan dengan mengakal-akali pimpinan. Padahal Indonesia merupakan negara yang kaya meski memang sering tidak dikelola dengan baik, salah satunya dengan pemborosan.

"Saya katakan dan kita semua tahu bahwa Indonesia sangat kaya, tapi kekayaan ini sering tidak kita kelola dengan baik dan dengan akal sehat, dan selanjutnya kita sering melakukan pemborosan," kata Prabowo dalam penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/1).

Lebih lanjut, ia menganalogikan jika sebuah perusahaan terlalu besar pengeluaran daripada pemasukan, maka akan terjadi pailit.

Menurutnya, dalam kondisi pengeluaran yang membengkan tidak ada perusahaan atau organisasi yang akan bisa bertahan. Itu sebabnya, ia berkomitmen untuk menerapkan efisiensi anggaran selama masa pemerintahannya.

"Kalau pengeluaran lebih besar dari pemasukan, ya sudah itu menuju pailit. Tidak mungkin, ada organisasi yang survive kalau pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Karena itu, saya bertekad memimpin pemerintahan yang efisien," lanjutnya.

Prabowo kemudian menyindir pihak-pihak yang terbiasa dengan praktik pemborosan di institusi. Bahkan, dia menegaskan sudah paham dengan akal-akalan pejabat dari praktik tersebut.

Ia pun mengakui bahwa banyak yang tidak percaya bahwa komitmen efisiensi di era pemerintahannya bisa tercapai. Utamanya bagi mereka yang bisa melakukan akal-akalan kepada pimpinan dan berujung pada pemborosan anggaran.

"Saya paham banyak yang tidak percaya bahwa ini bisa tercapai, saya paham. Saya paham bahwa setiap organisasi, setiap institusi, apalagi yang sudah terbiasa bertahun-tahun dengan praktik-praktik tidak efisien, pemborosan, akan berusaha untuk mengakal-akali pimpinan," ujar Prabowo.

Namun Prabowo mengakui sebagai orang yang sudah lama berada di Indonesia. Dirinya sudah paham betul pada teknik akal-akalan yang sering digunakan.

"Saudara-saudara, saya katakan berkali-kali saya sudah lama jadi orang Indonesia, teknik akal-akal itu semua saya paham," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore