Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2025, 20.10 WIB

Aktivitas Vulkanik Gunung Ibu, Gunung Lewotobi laki-Laki, Hingga Gunung Merapi Jadi Fokus Siaga Darurat Bencana

Lontaran lava pijar Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara erupsi pada Sabtu (11/1). (Badan Geologi) - Image

Lontaran lava pijar Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara erupsi pada Sabtu (11/1). (Badan Geologi)

JawaPos.com - Badan Nasional Penenggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah aktivitas vulkanik gunung api di Indonesia satu pekan belakangan. Hasilnya ada tiga gunung api yang menjadi fokus siaga darurat bencana.

Yakni Gunung Ibu, Gunung Lewotobi Laki-Laki, dan Gunung Merapi. Ketiga gunung tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens. Sehingga perlu mendapat atensi dari pemerintah maupun masyarakat di sekitar gunung api itu. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa Gunung Ibu yang berada di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara kembali erupsi pada Sabtu (11/1). Erupsi terekam terjadi pukul 19.35 WIT.

”Tinggi kolom abu teramati kurang lebih empat ribu meter di atas puncak, berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimal 28 milimeter dan durasi tiga menit lima detik,” terang dia. 

Erupsi tersebut disertai dengan muntahan lava pijar mencapai dua kilometer dari pusat kawah. ”Lontaran lava itu terlihat dengan mata telanjang berwarna merah menyala dan membumbung tinggi ke angkasa disertai suara gemuruh,” ucap Abdul Muhari.

Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Seluruh warga yang tinggal di sekitar Gunung Ibu telah mendapatkan informasi dari pemerintah daerah setempat untuk melakukan beberapa langkah penyelamatan, evakuasi sementara dan antisipasi dampak bencana. 

Pasca erupsi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperluas radius rekomendasi. Yakni 4 kilometer dan 5,5 kilometer sektoral ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif.

Gunung Ibu yang berstatus level III atau siaga sejak pertengahan Mei 2024 terus menunjukkan aktivitas vulkanik hingga hari ini. Masyarakat sekitar maupun pendatang diharapkan dapat mematuhi rekomendasi dari PVMBG dan pemerintah daerah setempat.

Selain Gunung Ibu, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga masih terus erupsi hingga hari ini. Berdasar laporan evaluasi yang dirangkum sepekan terakhir, sejak 1-7 Januari 2025, terjadi enam kali erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Erupsi dibarengi dengan gempa letusan sebanyak enam  kali, gempa hembusan 135 kali, gempa harmonik 99 kali, gempa low frekuensi delapan kali, gempa vulkanik dangkal empat kali, gempa vulkanik dalam 52 kali, gempa tektonik lokal sembilan kali, dan gempa tektonik jauh 48 kali.

Abdul Muhari menyampaikan bahwa pengamatan visual selama periode tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami sedikit kenaikan.

”Rata-rata tinggi kolom erupsinya 600-1.200 meter dibandingkan dengan periode sebelumnya yakni 100-1.000 meter. Terlihat api diam di sekitar puncak mengindikasikan adanya lava yang terdorong ke permukaan sehingga dapat teramati saat malam hari pancaran warna merah di area puncak,” jelas dia.

Tidak hanya itu, BNPB menerima laporan bahwa terdapat endapan material lava serta material yang berpotensi menjadi lahar di area barat-barat laut dan utara-timur laut kawah Gunung Lewotobi Laki-laki.

”Dari hasil evaluasi tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki–laki dan pengunjung atau wisatawan diharapkan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi dan sektoral barat daya - timur laut sejauh 6 kilometer,” imbaunya. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore