JawaPos.com - Abdul Rahman pelaku mutilasi di Sawojajar Malang yang diduga telah memotong-motong tubuh Adrian Pranowo pria asal Surabaya terungkap setelah istri melaporkan ke polisi.
Abdul Rahman dan istri tinggal di rumah petak milik Irianto di Sawojajar. Diduga istri tak kuat menutupi aksi keji suaminya itu. Alhasil, istri dari Abdul Rahman melaporkan ke kepolisian setempat.
Rahman dan istrinya jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Gelagat Rahman yang aneh telah dicium oleh warga setempat. Sejumlah warga Sawojajar menyampaikan bahwa terbongkarnya aksi Abdul Rahman itu setelah istri melaporkan suaminya.
"Kami juga bingung perasaan pijatnya nggak terlalu ramai tapi kok nyewa dua petak rumah," kata Subkhan seperti dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group), Sabtu (6/1).
"Saya juga mendengar kabar bahwa pelaku mengubur kepala, kaki, dan tangan korban. Sedangkan badan korban dibuang ke Sungai Bango dengan dibungkus kasur,” tambah Subkhan.
Irianto pemilik rumah menambahkan, Abdul Rahman sempat meminta untuk mengganti cat warna kamar dan mengganti kasurnya. Per bulan, Abdul Rahman harus membayar Rp 1,2 juta untuk dua rumah. "Satu rumah Rp 600 ribu," ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto belum memberikan konfirmasi kembali terkait apakah benar istri pelaku yang melaporkan Abdul Rahman.