Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2025, 02.35 WIB

Di Balik Kembalinya Sistem Tim, Melody Ungkap Arah Besar JKT48 di 2026

GM Teater JKT48 Melody Nurramdhani Laksani. (Instagram Melody) - Image

GM Teater JKT48 Melody Nurramdhani Laksani. (Instagram Melody)


JawaPos.com
- Pengumuman penting disampaikan JKT48 di panggung THE FIRST SNOW – JKT48 14th Anniversary Concert & Gracia Graduation Ceremony, Sabtu malam (20/12). Selain menjadi momen perayaan ulang tahun ke-14 sekaligus kelulusan Kapten Shania Gracia, konser ini juga menandai babak baru idol grup: kembalinya sistem tim yang sempat lama absen dan terpilihnya Freya jadi Kapten JKT48.

Manajemen JKT48 menilai, jumlah member saat ini sudah cukup ideal untuk kembali dibagi ke dalam tim. Lebih dari sekadar struktur organisasi, sistem tim diharapkan membuat perjuangan, kerja keras, dan proses tiap member terlihat lebih nyata oleh publik.

Dengan format ini, setiap member didorong untuk menunjukkan bagaimana mereka “fight” mengejar mimpi, passion, dan love (cinta) mereka sebagai idol. Berbeda dari era sebelumnya, JKT48 memilih membuka fase baru ini dengan nama tim yang sepenuhnya baru.

Team Love, Team Dream, dan Team Passion diperkenalkan sebagai simbol era regenerasi. Di tengah dinamika industri hiburan yang semakin kompetitif, kembalinya sistem tim juga sejalan dengan semangat baru JKT48 menuju 2026 lewat tagline “JKT48 Fight!”.

Seperti apa arah besar yang disiapkan manajemen? diulas GM Teater JKT48 Melody Nurramdhani Laksani dalam wawancara khusus dengan JawaPos.com berikut ini:

Apa pertimbangan utama JKT48 manajemen akhirnya memutuskan kembali ke sistem tim? Apakah ini murni kebutuhan operasional, strategi pertumbuhan fans, atau momentum setelah original setlist?

Kembalinya sistem tim seperti yang kemarin diumumkan, karena saat ini kami merasa jumlah member sudah cukup untuk dibagi menjadi tim. Semoga dengan adanya sistem tim, setiap member bisa lebih terlihat usaha dan kerja kerasnya, gimana mereka fight for their dream, passion & love untuk menjadi idol di sini sehingga level upnya sampai ke para fans.

Apa esensi terbesar dari tim dalam kultur JKT48?

Esensi terbesar tim di kultur JKT48 sendiri berada di karakter dari masing-masing tim itu sendiri, yang kami harap secara hiburan dapat menyuguhkan ciri khas performa yang berbeda-beda, sambil memberikan rasa fighting spirit yang sehat pada semua tim ya.

Tahun ini muncul Tim Love, Tim Dream, dan Tim Passion. Kenapa tidak memakai nama historis seperti J–KIII–T lagi?

Karena dengan dimulainya era baru, kami ingin memulai sesuatu yang baru juga. Nama tim kami harap bisa menjadi sesuatu yang menyiratkan hal-hal baik dan positif, lebih dari sekedar identitas.

Apa filosofi penamaan Love, Dream, Passion? Apakah ada value yang ingin ditanamkan ke member dan fans?

Agar selalu mengingat hal dasar atau tujuan awal para member berada di sini, bergabung dengan JKT48, ada yang senang menebarkan positive vibes, ada yang ingin meraih impiannya dan juga mencurahkan kegemarannya untuk berada di atas panggung.

Di kalangan fanas, muncul spekulasi: Dream = Tim J baru, Passion = Tim KIII baru, dan Love = Tim T baru. Bagaimana memastikan bahwa ini bukan sekadar ganti nama nostalgia, tetapi konsep baru yang relevan 2026?

Semoga seiring berjalannya sistem tim yang baru ini nanti dapat terlihat warnanya masing-masing.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore