← Beranda
Jangan Buang Sepatu yang Bau, Lakukan 7 Langkah Mudah Ini untuk Bantu Menghilangkan Aroma Tak Sedap
Rabbany WanadrianiMinggu, 12 November 2023 | 20.17 WIB
Ilustrasi mengeringkan sepatu di bawah matahari. Sumber foto: Pixabay.com/Matthiasboeckel

JawaPos.com – Alas kaki seperti sepatu mempunyai beragam jenis dan bahan menjadi barang wajib yang dimiliki semua orang. 

Bagi penyuka sepatu, mereka pun tak segan mengoleksinya. Nah, dari beberapa sepatu yang dipunya, tak ayal akan menempatkan semuanya ke dalam lemari.

Tapi bayangkan ketika ingin mengenakan sepatu kesukaan, malah mendapati bau tak sedap yang muncul dari dalam situ.

Baca Juga: Dampak Negatifve Self Talk Bagi Kesehatan Mental dan Tips Menghentikannya Supaya Selalu Optimis

Dilansir JawaPos.com dari Real Simple, Sabtu (11/11), alasan sepatu bau karena satu kaki memiliki sekitar 250 ribu kelenjar keringat lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lain.

Meski keringat tak berbau, nyatanya sepatu yang lembab dan sirkulasi udara buruk menjadi tempat sempurna tumbuhnya jamur serta bakteri.

Nantinya bakteri itu menghasilkan limbah asam organik berbau tak sedap, sehingga perlunya membersihkan sepatu dari waktu ke waktu untuk menghilangkan dan mencegah bau itu muncul.

Baca Juga: Mengapa Kami Harus Menerima Anda? 5 Tips Menjawab Pertanyaan HRD yang Paling Ditakuti Pelamar

Terdapat beberapa bahan dan peralatan yang diperlukan untuk menghilangkan bau sepatu. Untuk peralatan membutuhkan mesin cuci atau wastafel dan botol semprotan.

Sedangkan bahan-bahannya meliputi baking soda, deterjen, cuka putih sulingan, laundry sanitizer, maizena, fenol disinfektan, kain microfiber, kaos kaki bahan katun, dan tas cucian jaring.

Lalu, bagaimana cara menghilangkan bau sepatu? Simak penjelasan dan tipsnya di bawah ini.

Baca Juga: 7 Tips Menghilangkan Lemak Perut Secara Efektif, Lakukan Ini Dengan Konsisten!

1. Gunakan baking soda dan maizena

Campurkan setengah cangkir berisi baking soda dan cangkir maizena. Menggunakan corong atau sendok, masukan adonan ke dalam dua kaos kaki bahan katun, dan bagi secara merata.

Bisa gunakan dasi atau ujung kaus kaki untuk menutupnya, lalu letakan kaus kaki ke dalam sepatu yang bau. Diamkan selama 24 jam.

Lakukan hal ini setiap bulan dengan mencuci kaos kaki dan isi kembali memakai adonan yang baru. Untuk kasus sandal bau, masukan sepatu dan kaus kaki berisi baking soda ke dalam kantong plastik besar, tutup rapat hingga 24 jam.

2. Netralkan bakteri dengan cuka

Campurkan cuka putih sulingan dan air dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot, lalu percikan ke bagian dalam sepatu setiap kali selesai dipakai, perlu dicatat jangan semprotkan campuran itu ke bagian luar sepatu karena bisa sebabkan perubahan warna pada beberapa bahan sepatu.

Baca Juga: Tips Menyiapkan Dana Darurat untuk Hadapi Kondisi Krisis di Masa Depan

Kemudian, tempatkan sepatu di tempat yang memiliki ventilasi atau sirkulasi udara baik hingga kering. Bisa juga menggunakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan.

3. Cuci sepatu

Kebanyakan sepatu atletik berbahan kain dapat dicuci dengan tangan atau mesin cuci, jangan lupa cek situs produsen untuk instruksi spesifik.

Jika dirasa sepatu aman untuk dicuci, hal pertama yang harus dilakukan ialah melepas tali sepatu dan sol. Masukan sepatu ke dalam kantong cucian berbahan jaring dan masukan pula ke dalam mesin cuci dengan siklus lembut atau cuci sepatu dengan tangan di wastafel.

Baca Juga: Tips Menabung Secara Efektif untuk Menonton Konser Idola, Nggak Perlu Sedih Karena Nggak Bisa Nonton Konser

Gunakan deterjen berbahan dasar enzim dan laundry sanitizer untuk membunuh bakteri maupun jamur serta air dingin. Cuci tali dan sol sepatu dengan tangan atau ganti yang baru.

Kemudian biarkan sepatu mengering sepenuhnya sebelum dipakai. Perlu diingat, meski pemutih bisa jadi pilihan, tetapi dapat merusak bahan sepatu, pilihlah laundry sanitizer bahan fenol disinfektan atau minyak pinus.

4. Sepatu yang sulit dicuci

Sepatu bot dan sandal bahan shearling biasanya tak bisa dicuci dengan mesin, namun ada cara mudah untuk membersihkannya.

Baca Juga: Tangkal Risiko Kanker Kulit, 13 Tips Pakai Sunscreen Bantu Melindungi Diri dari Sinar UV

Yang harus dilakukan ialah campurkan air dan minyak pinus atau fenol disinfektan sesuai petunjuk label. Celupkan kain microfiber ke dalam campuran tersebut dan peras kainnya lembap, gosok bagian dalam sepatu secara perlahan, dan biarkan kering selama 24 jam di ruangan berventilasi baik.

5. Gunakan essential oil

Essential oil memiliki banyak aroma pilihan misal tea tree, cengkeh, dan cedar yang bersifat antijamur untuk membunuh spora dan bantu menghilangkan bau sepatu.

Caranya, campurkan beberapa tetes essential oil dan air ke dalam botoh semprot, tutupi bagian luar sepatu menggunakan kain bekas untuk melindunginya dari cipratan berlebih yang bisa tinggalkan noda.

Baca Juga: 7 Tips Pikiran Tetap Tajam dan Sehat pada Lansia, Biar Gak Gampang Lupa!

Lalu, semprotkan bagian dalam sepatu dan biar sepatu kering sebelum dipakai kembali.

6. Manfaatkan sinar matahari

Sinar ultraviolet ternyata mampu membunuh bakteri. Pertama, cuci sepatu terlebih dahulu dan buka bagian sepatu sebanyak mungkin agar terkena sinar matahari secara langsung, serta diamkan 2 hingga 3 jam.

Tapi harus diingat bahwa sinar matahari juga bisa menyebabkan pudarnya warna pada sepatu sehingga penting untuk mengetahui bahan sepatu yang akan dikeringkan.

Baca Juga: 7 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh untuk Lansia agar Tetap Bugar, Jaga Asupan Makanan Setiap Hari

7. Gunakan fenol disinfektan

Semprotkan secara hati-hati bagian dalam sepatu menggunakan fenol disinfektan, jangan terlalu basah dan pastikan semua permukaan terkena cipratan. Kemudian biarkan sepatu mengering semalaman sebelum dipakai.

Adapun beberapa tips agar bau sepatu hilang yakni pastikan kebersihan kaki sebelum menggunakan sepatu. Rajinlah membersihkan sela-sela jari kaki dan keringkan kaki secara menyeluruh.

Jika mengalami kutu air, gunakanlah produk antijamur. Selalu kenakan kaus kaki sekali pakai dan segera dicuci.

Baca Juga: Tips Menabung Singkat untuk Rencana Libur Akhir Tahun, Efektif untuk Modal Liburan Bersama Keluarga

Jika memungkinkan, hindari penggunaan sepatu yang sama setiap harinya, lalu seringlah mencuci atau mengganti sol sepatu.

Selain itu, pilihlah bahan sepatu yang menyerap keringat misal kulit dan serat alami daripada sepatu berbahan sintetis. Jangan lupa kenakan kaus kaki karena bisa mengurangi keringat yang menempel ke bahan sepatu.

EDITOR: Nicolaus