JawaPos.com - Dunia pernikahan bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Ada pasang-surut yang harus dilalui bersama yang mungkin memengaruhi perasaan cinta dan bahagia antar pasangan.
Dengan mengenali apakah pasangan Anda bahagia dan perasaan cintanya masih sama akan membantu Anda untuk mengidentifikasi masalah sejak dini dan menemukan solusi terbaik.
Dilansir JawaPos.com dari xmartinlaw pada Selasa (21/1), berikut ini sepuluh tanda seorang pria atau suami yang sebenarnya tidak bahagia di dalam pernikahannya, menurut para peneliti.
1. Menjauh dan Menarik Diri
Ini adalah tanda yang paling umum terjadi. Secara halus sikap ini mengungkapkan bahwa suami Anda tidak ingin lagi berbagi pikiran dan perasaan dengan Anda. Dengan kata lain, mereka tidak peduli terhadap Anda. Jangan dibiarkan, karena lambat laun sikap ini dapat berkembang menjadi jauh secara emosional.
2. Berhenti Merawat Diri
Perilaku merusak diri bagi seorang pria adalah tanda dari perasaan depresi atau tertekan, termasuk dalam pernikahannya.
Jadi, bila suami Anda berhenti merawat dirinya sendiri, seperti berhenti berolahraga, makan terlalu banyak, pulang larut malam, atau menghabiskan waktu lebih banyak di sofa bisa jadi suami Anda sesungguhnya tidak bahagia menikah dengan Anda.
3. Mudah Bersikap Defensif
Ketika merasa terancam, seorang pria cenderung bersifat defensive. Jadi, jika Anda mendapati suami Anda membentak untuk hal-hal kecil atau bertindak terlalu sensitif terhadap kritik, bisa jadi suami Anda tidak bahagia hidup dengan Anda.
Sikap defensifnya dapat berarti pelampiasan sakit hati terhadap masalah-masalah yang terjadi dalam pernikahan.
4. Tidak Membicarakan Masa Depan
Berhenti membicarakan atau berkhayal masa depan dapat menjadi salah satu indikasi suami yang tidak bahagia dalam pernikahannya. Hal ini disebabkan sang suami tidak melihat istrinya dalam rencana jangka panjangnya.
5. Memandang Negatif
Seorang pria yang tidak bahagia dalam pernikahannya akan menjadi lebih sensitif terhadap kekurangan dan kesalahan pasangannya, bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun. Seolah pasangannya tidak dapat melakukan apa pun dengan benar dimata pria tersebut.
Ini disebabkan karena kebencian yang merupakan proyeksi dari ketidakbahagiaan yang dirasakannya.
6. Menginginkan Lebih Banyak Ruang
Ini adalah alasan halus seorang suami untuk menjauh dari istrinya tanpa perlu mengucapkan kata-kata kasar. Lebih buruk dari itu, bisa saja suami Anda sedang mencoba melepaskan diri pelan-pelan dari Anda dan pernikahan yang telah terjalin.
7. Berhenti Mengatakan "I Love You"
I love you adalah tiga kata yang penting dalam sebuah pernikahan. Meski frekuensi mengucapkannya bervariasi pada tiap pasangan, tetapi penurunan yang nyata bisa menjadi indikasi ketidakbahagiaan suami Anda.
8. Merasa Jengkel dengan Permintaan Anda
Tanda sederhana seorang suami tidak lagi menginginkan pernikahannya adalah melihat keinginan atau kebutuhan pasangannya sebagai beban, bahkan membuatnya kesal. Kekesalan yang ditunjukkannya adalah refleksi dari perasaan yang sesungguhnya.
9. Tidak Tertarik Berbicara dengan Anda
Tidak hanya permintaan Anda saja yang membuat kesal, berbicara dengan Anda atau tentang kehidupan Anda bukan hal yang menarik bagi suami Anda. Sering memeriksa jam tangan atau berpura-pura tidak mendengar adalah tanda halus yang biasa terjadi.
10. Lebih Sering Bertengkar
Tanda yang terakhir, seorang pria yang tidak bahagia dalam pernikahannya akan lebih mudah marah dengan pasangannya. Tentu ini menciptakan ketegangan yang seringkali berujung pada pertengkaran.
Ledakan emosi ini bisa terjadi dari rasa dendam yang berakar dari ketidakbahagiaan yang dirasakan sang suami dan marah atau pertengkaran menjadi jalan keluarnya. Jadi, harap berhati-hati bila intensitas pertengkaran terjadi semakin sering.
Demikianlah sepuluh tanda seorang pria atau suami tidak bahagia terhadap pernikahannya. Anda sebagai seorang istri wajib mengetahui tanda-tanda ini dan segera cari apa yang salah dalam hubungan kalian.***