Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2025, 03.32 WIB

Orang yang Selalu Mengingkari Janji Biasanya Memiliki 8 Sifat yang Mengganggu ini

Ilustrasi orang yang sering mengingkari janji biasanya menunjukkan delapan sifat yang mengkhawatirkan ini.  (Pexels/Anete Lusina) - Image

Ilustrasi orang yang sering mengingkari janji biasanya menunjukkan delapan sifat yang mengkhawatirkan ini. (Pexels/Anete Lusina)

JawaPos.com - Jika seseorang terus menerus mengingkari janji, kamu tahu bahwa mereka bukanlah orang yang dapat diandalkan. Begitu juga mereka yang selalu mengecewakanmu, berarti kurang berkomitmen.

Namun, seperti gunung es, seringkali ada banyak hal yang terjadi di bawah permukaan. Jiwa manusia bisa sangat rumit, sehingga memerlukan usaha ekstra untuk menguraikan apa yang ada di baliknya.

Dilansir dari Geediting, orang yang sering mengingkari janji biasanya menunjukkan delapan sifat yang mengkhawatirkan ini. Memahami sifat-sifat ini dapat membantumu berhubungan dengan orang-orang yang seperti ini dengan lebih mudah.

1. Kurangnya pertimbangan

Menjadi penerima janji yang diingkari itu seperti menerima pukulan di perut. Itu membuatmu kehabisan napas, meragukan kepercayaanmu pada orang lain dan bahkan pada diri sendiri. Orang yang terus-menerus mengingkari janji seringkali menunjukkan kurangnya perhatian terhadap orang lain.

Seolah-olah mereka tidak menyadari dampak tindakan mereka, meninggalkan jejak kekecewaan dan perasaan sakit hati. Mereka lupa bahwa janji bukan sekadar kata-kata. Janji adalah komitmen, ikatan kepercayaan yang seharusnya bermakna.

Namun, bagi mereka yang terus-menerus mengingkari janji, ikatan ini tampaknya hanya bersifat dangkal, dan mudah dibuang ketika tidak lagi sesuai lagi.

2. Mengabaikan waktu dan usaha

Mereka selalu membuat rencana tetapi membatalkannya di menit-menit terakhir. Setiap kali, alasannya berbeda-beda, entah itu tugas yang tak terduga, rapat yang mendesak, penyakit yang tiba-tiba. Apa pun itu, mereka mengalaminya.

Namun, yang paling membuat frustasi bukanlah sekedar janji yang diingkari, tetapi juga ketidakpedulian yang nyata terhadap waktu dan usaha orang lain. ini adalah sifat umum di antara mereka yang terus-menerus mengingkari janji.

Mereka gagal memahami atau tidak peduli dengan waktu, usaha, dan sumber daya yang diinvestasikan orang lain berdasarkan kata-kata mereka.

3. Lari dari tanggung jawab

Ketika keadaan sudah mendesak, sebagian orang lebih memilih menghindari risiko daripada menghadapi konsekuensinya. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang sering mengingkari janji. Mereka sering membuat janji-janji muluk tanpa niat nyata untuk memenuhinya.

Hal ini karena lebih mudah mengatakan "Ya, saya akan melakukannya" daripada menjelaskan mengapa mereka tidak bisa atau tidak mau melakukannya. Dalam psikologi, hal ini dikenal sebagai 'bias keinginan sosial', yaitu kecenderungan individu untuk menampilkan diri mereka dengan cara yang akan dipandang baik oleh orang lain.

Itu adalah bentuk penghindaran, cara untuk menghindari tanggung jawab sambil mempertahankan citra positif.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore