Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2025, 02.48 WIB

Penderita Asam Urat Wajib Tahu, Ini Makanan yang Harus Dihindari agar Tidak Memperburuk Kondisi

Ilustrasi pria yang sedang merasakan sakit di persendiannya akibat asam urat. (Freepik) - Image

Ilustrasi pria yang sedang merasakan sakit di persendiannya akibat asam urat. (Freepik)

JawaPos.com – Asam urat merupakan kondisi yang umum terjadi dan dapat menyebabkan nyeri hebat serta pembengkakan pada sendi.

Kelebihan kadar asam urat dalam darah terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak atau tidak cukup mampu mengeluarkan asam urat melalui ginjal.

Kondisi ini sering kali muncul secara tiba-tiba dan dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari dengan signifikan. Oleh karena itu, penting bagi penderita asam urat untuk mengendalikan kadar asam urat dalam tubuh agar gejala tidak semakin memburuk.

Salah satu cara utama untuk mengontrol kadar asam urat adalah dengan menjaga pola makan yang sehat dan menghindari makanan tertentu yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat.

Mengingat bahwa asam urat berasal dari pemecahan purin dalam tubuh, penting bagi penderita untuk memahami makanan dan minuman apa saja yang mengandung purin tinggi, agar dapat mencegah serangan asam urat yang berulang.

Dengan memperhatikan pola makan yang tepat, penderita dapat mengurangi risiko serangan mendadak dan menjaga kesehatan sendi mereka dalam jangka panjang.

Berikut adalah beberapa makanan yang perlu dihindari oleh penderita asam urat, dilansir dari Siloam Hospital:

  1. Makanan laut

Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan laut karena kandungan purinnya yang tinggi, yang dapat memicu penumpukan kristal asam urat dalam tubuh.

Contoh makanan laut yang harus dihindari meliputi kerang, udang, lobster, sarden, ikan kod, haring, tuna, teri, trout, dan scallop. Makanan ini mengandung purin antara 150 hingga 1000 mg per 100 gram, sedangkan batas konsumsi purin harian yang disarankan adalah 400 mg.

  1. Daging merah

Daging merah memiliki kadar purin sedang, namun penderita asam urat perlu membatasi konsumsi daging ini hingga 100 gram per hari. Beberapa contoh daging merah adalah daging sapi, domba, babi, rusa, dan sapi muda.

  1. Daging jeroan

Daging jeroan, termasuk hati, jantung, otak, babat, usus, dan ampela, mengandung purin lebih tinggi dibandingkan dengan daging merah. Oleh karena itu, penderita asam urat sebaiknya menghindari konsumsi daging jeroan.

  1. Minuman tinggi gula

Minuman dengan kandungan gula tinggi, meskipun tidak mengandung purin langsung, bisa meningkatkan kadar purin dalam tubuh melalui pemecahan fruktosa atau sirup jagung.

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan asam urat dan diabetes. Produk seperti sereal, es krim, permen, soda, jus kemasan, kue, dan fast food sebaiknya dibatasi. Kemenkes RI merekomendasikan batas asupan gula harian sebesar 50 gram.

  1. Minuman beralkohol

Meskipun tidak semua alkohol mengandung purin, konsumsi alkohol dapat mengganggu fungsi ginjal dalam mengeluarkan asam urat, yang kemudian dapat menyebabkan penumpukan kristal asam urat pada sendi. Penderita asam urat sebaiknya menghindari bir, rum, wiski, dan vodka, meskipun konsumsi sedikit wine masih diperbolehkan.

  1. Durian

Durian mengandung purin tinggi yang dapat memperburuk kadar asam urat dalam tubuh. Penderita asam urat sebaiknya menghindari durian, terutama ketika kadar asam urat dalam tubuh tinggi. Sebagai alternatif, pilih buah yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, lemon, atau ceri.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore