
Ilustrasi wanita yang menikmati hidup secara tenang dan sejahtera. (Freepik)
JawaPos.com – Hidup sering kali terasa seperti perlombaan yang tidak kita ikuti terus-menerus secara terburu-buru, menangani banyak tanggung jawab, dan mencoba untuk mengimbangi orang lain.
Seseorang yang memiliki hidup santai bukan berarti juga bermalas-malasan atau mengabaikan tanggung jawab.
Namun ini lebih tentang memilih untuk menikmati hidup, fokus pada hal yang benar-benar penting, dan menciptakan ruang untuk kegembiraan dan kedamaian dalam rutinitas sehari-hari.
Berikut 5 langkah dasar yang harus dilakukan agar dapat memiliki hidup secara tenang dan sejahtera, seperti dilansir dari laman Hack Spirit.
1. Merangkul kesederhanaan
Kesederhanaan berarti merapikan hidup Anda, baik secara fisik maupun mental. Kesederhanaan berarti menyingkirkan hal-hal yang berlebihan dan berfokus pada hal-hal yang benar-benar penting.
Dengan memiliki lebih sedikit harta benda, Anda tidak perlu terlalu khawatir dan tidak perlu terlalu banyak merawatnya. Hal yang sama berlaku untuk komitmen Anda. Mulailah dengan membuat inventaris jujurtentang komitmen Anda saat ini.
Tanyakan kepada diri Anda sendiri mana yang sejalan dengan nilai-nilai Anda dan benar-benar memberi Anda kegembiraan atau tujuan.
Jika suatu kewajiban terasa melelahkan atau tidak perlu, pertimbangkan untuk menjauhinya. Mengatakan ‘tidak' mungkin sulit pada awalnya, tetapi ini adalah keterampilan penting untuk membebaskan waktu dan ruang mental dalam hidup Anda untuk hal-hal yang benar-benar Anda cintai dan nikmati.
2. Beristirahat dalam menggunakan gadget
Di era yang penuh teknologi ini, kita terus-menerus terhubung dengan internet. Email, media sosial, dimana semua itu adalah aliran informasi yang tiada habisnya. Dan meskipun alat-alat ini dapat bermanfaat, alat-alat ini juga dapat sangat melelahkan.
Memutus hubungan dengan teknologi membuat seseorang dapat terhubung kembali dengan dunia disekitarnya. Mulailah melakukan aktivitas seperti banyak membaca, berjalan-jalan di alam, menghabiskan waktu berkualitas dengan orang-orang terkasih. Itu seperti menghirup udara segar.
Jadi, pertimbangkan untuk beristirahat sejenak dari teknologi. Meskipun hanya satu jam menjauh dari teknologi dapat membantu Anda terhubung kembali dengan hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup.
3. Menghilangkan sikap perfeksionis
Bertentangan dengan kepercayaan umum, kesempurnaan tidak sama dengan kebahagiaan. Bahkan, mengejarnya sering kali mengarah pada hal yang sebaliknya rasa tidak mampu dan kekecewaan terus-menerus.
