
Ilustrasi seseorang yang sedang mendengarkan sahabatnya untuk memperbaiki hubungan yang retak. (Freepik).
JawaPos.com – Sebagai manusia, secara naluri akan selalu membangun hubungan dengan orang lain.
Namun, ada kalanya hal-hal penting ini tampak hilang, yang menyebabkan hubungan menjadi retak atau putus.
Hubungan yang rusak dapat membuat kita merasa kesepian, tidak dihargai, bahkan selalu disalahpahami.
Menurut psikologi, sebenarnya hubungan yang sudah rusak bisa diperbaiki dengan melakukan beberapa upaya.
Dilansir dari Blog Herald, berikut ini beberapa hal kecil yang dipercaya dapat membangun kembali hubungan yang rusak:
Mendengarkan secara aktif bukan hanya sekedar mendengar apa yang dikatakan oleh orang lain, melainkan menunjukkan pemahaman yang tulus pada pikiran dan emosi mereka.
Hindari menyela atau terburu-buru memberikan tanggapan, tapi cobalah validasi perasaan mereka.
Ini mungkin tampak seperti langkah kecil, tetapi membuat orang lain merasa kembali dihargai.
Mengucapkan syukur dan terima kasih menjadi emosi yang kuat untuk mengubah hubungan rusak menjadi kembali baik.
Bisa sesederhana mengucapkan terima kasih kepada mereka karena telah menyiapkan makanan, menghargai kesabaran mereka, atau mengakui usaha yang telah dilakukan.
Bukan hanya meningkatkan suasana hati, tetapi seiring berjalannya waktu dapat membantu membangun kembali kehangatan dan kasih sayang dalam hubungan.
Dalam hubungan yang retak, wajar saja jika Anda ingin menghabiskan banyak waktu bersama untuk mencoba memperbaiki keadaan.
Namun, memiliki waktu sendiri juga sama pentingnya agar dapat merenungkan perasaan dan pikiran terlebih dahulu.
Hal ini memberi masing-masing individu untuk saling menghargai hubungan dengan mengingat-ingat momen kebersamaan yang pernah dilakukan.
