
Ilustrasi wanita introvert. (Freepik)
JawaPos.com - Sering kali seseorang yang memilki kepribadian introvert cenderung mempunyai jiwa-jiwa yang kreatif, cerdas, dan mandiri dengan hati yang penuh kasih dan lembut.
Hal ini dikarenakan jiwa introvert yang tertutup serta diam kerap kali menjadikannya karakter yang sangat berhati-hati dalam bertindak dan berbuat baik terhadap semua orang.
Namun, disisi lain introvert juga memiliki sisi buruk terhadap kebiasaannya, Melansir dari laman Medium berikut 5 sisi gelap introvert yang jarang diketahui oleh banyak orang.
1. Berpikir secara berlebihan atau overthinking
Berpikir berlebihan merupakan karakteristik gelap lain dari seorang introvert. Para peneliti menemukan bahwa introvert memiliki tingkat berpikir yang tinggi karena peningkatan aktivitas di otak selama beraktivitas dan bahkan saat istirahat.
Berpikir berlebihan ini berdampak buruk pada kondisi emosional orang introvert dan dan sering kali membuat introvert merasakan emosi secara mendalam. Disarankan untuk sering melakukan latihan pernapasan dan meditasi yang dapat membantu menenangkan diri seorang introvert.
2. Suka merendahkan diri sendiri
Menurut penelitian orang dengan kepribadian introvert sangat suka mengkritik diri mereka sendiri. Hal itu seperti menanam benih yang buruk dan menyiraminya sambil mengabaikan bagian-bagian yang baik dari taman itu.
Oleh karena itu membuat introvert sering kali merasa meremehkan semua sifat positif dalam kepribadian Anda.
Hal-hal tersebut memperburuk citra dari seorang introvert dan menghilangkan rasa percaya diri. Kaum introvert harus menyadari akan dampak buruk mengkritik diri sendiri terhadap kehidupan mereka.
3. Tidak bisa marah dan lebih memilih diam
Sering diketahui bahwa orang dengan kepribadian introvert lebih suka diam. Perilaku seperti ini merupakan salah satu hal terburuk karena pikiran negatif yang dipikirkan membuat mereka sedih hingga menangis.
Setelah beberapa waktu, perasaan ini menjadi lebih kuat. Sangat disarankan bagi introvert untuk berbagi masalah yang dihadapi dengan anggota keluarga dekat, dan berkonsultasi dengan terapis, dapat membantu.
4. Pesimis
Penelitian menunjukkan kaum ekstrovert lebih optimis terhadap ide-ide yang tidak bijaksana, sedangkan kaum introvert lebih membumi dan realistis.
