
Ilustrasi orang yang sedang marah. (Pexels)
Jawapos.com - Rasa marah adalah satu bagian dari perasaan yang normal terjadi di setiap individu.
Rasa marah perlu kita kontrol sebelum perasaan tersebut mengontrol penuh diri kita. Penting bagi kita untuk mengekspresikan rasa marah dengan cara yang sehat.
Rasa marah dapat terjadi dan dipicu oleh berbagai sumber permasalahan yang bervariasi seperti permasalahan hubungan antar personal, permasalahan keluarga dan keuangan.
Mengapa Rasa Marah Perlu Diekspresikan ?
Rasa marah yang terlalu lama dipendam akan berdampak buruk bagi tubuh dan pikiran kita.
Dilansir dari laman Halodoc, rasa marah yang terlalu lama dipendam dapat berdampak pada kesehatan dan rasa marah dapat mendorong seseorang untuk melakukan perilaku yang dianggap berbahaya seperti menyerang, melukai diri sendiri dan sebagainya.
Dijelaskan pula di laman London Bridge Therapy bahwa rasa marah yang dipendam tidak serta merta akan menghilang dengan sendirinya. Rasa marah yang terpendam dapat memicu antara lain:
1. Stress dan kecemasan
Memendam rasa marah dapat membangun ketegangan internal dalam tubuh dan pikiran serta meningkatkan perasaan cemas dan gelisah
2. Depresi
Rasa marah terpendam dalam jangka panjang dapat menyebabkan gejala depresi sebagai dampak dari emosi yang tidak terselesaikan sehingga memicu timbulnya perasaan tidak berdaya.
3. Masalah kesehatan
Masalah kesehatan yang timbul terkait kesehatan fisik diantaranya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan melemahnya respons imun tubuh kita.
4. Ketegangan hubungan
Kebencian dapat timbul akibat rasa marah yang terpendam sehingga timbul ketegangan hubungan karena tidak dapat dilakukannya komunikasi efektif.
