
Penyebab kulit memar tiba-tiba/freepik
JawaPos.com - Memar adalah cedera pada kulit atau jaringan bawah kulit yang terjadi akibat benturan atau tekanan yang menyebabkan pembuluh darah pecah.
Hal ini mengakibatkan darah mengalir ke jaringan sekitar dan menyebabkan munculnya perubahan warna pada kulit, seperti biru, ungu, atau hijau.
Namun, memar tidak hanya disebabkan oleh benturan atau cedera. Pada beberapa kasus, pecahnya pembuluh darah di bawah kulit ini terjadi begitu saja seolah-olah tanpa sebab.
Ternyata, memar yang dianggap muncul tanpa sebab ini merupakan pertanda bahwa ada yang tidak beres dengan tubuh seseorang.
Dikutip dari Healthline (3/1), berikut ini 6 penyebab umum terjadinya memar di kulit yang muncul tiba-tiba.
1. Penyakit Von Willebrand
Penyakit Von Willebrand adalah kelainan genetik yang memengaruhi kemampuan darah untuk menggumpal. Kelainan pembekuan darah ini adalah kondisi seumur hidup.
Ketika darah tidak menggumpal dengan baik, pendarahan bisa terjadi lebih banyak atau lebih lama dari biasanya. Ketika darah terperangkap di bawah permukaan kulit, itu akan membentuk memar.
Seseorang yang menderita penyakit Von Willebrand mungkin akan mengalami memar besar atau bergumpal akibat cedera ringan, bahkan yang tidak terlihat sekalipun.
2. Kekurangan nutrisi
Kekurangan beberapa jenis vitamin dan nutrisi lain seperti zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh dapat menyebabkan gejala seperti memar.
Jika tubuh kekurangan vitamin C kulit mungkin akan mudah memar karena nutrisi ini mendukung sistem kekebalan tubuh dan membantu penyembuhan luka.
Selain vitamin C, kekurangan vitamin K juga dapat memperlambat laju penggumpalan darah sehingga lebih banyak darah yang terakumulasi di bawah kulit dan membentuk memar.
Kekurangan nutrisi lain seperti zat besi juga dapat membuat kulit mudah muncul memar yang tidak terduga. Pasalnya, tubuh membutuhkan zat besi untuk menjaga sel darah tetap sehat.
Jika sel darah tidak sehat, tubuh tidak bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkan untuk berfungsi. Hal ini dapat membuat kulit lebih rentan terhadap memar.
