
Ilustrasi orang yang sedang berinteraksi dengan menarik perhatian lawan bicara (dragonimages/freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, perhatian orang lain sering menjadi kebutuhan yang tidak terucapkan.
Alhasil, tidak jarang Anda merasa diabaikan, baik dalam lingkungan sosial, pekerjaan, maupun hubungan pribadi.
Perasaan diacuhkan ini bisa menimbulkan keraguan diri dan bahkan memengaruhi kualitas hubungan Anda dengan orang lain.
Untuk itu, Anda harus mengubah cara berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang lebih elegan dan menawan.
Lalu bagaimana caranya agar Anda menjadi pribadi yang menarik perhatian orang lain? Apa saja kiat-kiat yang harus ditempuh supaya tak diacuhkan dan diabaikan di lingkungan sosial?
Melansir dari laman your tango pada Kamis (02/01), berikut 10 cara psikologi yang wajib Anda coba untuk menarik perhatian orang lain.
Baca Juga: 5 Kepribadian Unik yang Dimiliki Orang yang Selalu Minta Maaf Meski tidak Bersalah, Menurut Psikologi
1. Berhenti menjadi sosok orang lain
Seringkali rasa kurang percaya diri membawa Anda menjadi sosok lain. Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan dan harus dibuang.
Bukan tanpa alasan, sepandai-pandainya Anda menyembunyikan kepalsuan yang ada suatu saat akan tercium juga.
Menurut penelitian dari The National Library of Medicine, banyak emosi manusia yang muncul sebagai respons karena ditimbulkan dari penolakan alami.
Sehingga dari penolakan alami tersebut memaksa perilaku diri Anda dengan standar orang lain.
Maka dari itulah, Anda harus menjadi diri sendiri dan tidak berusaha menjadi apa yang diinginkan orang lain.
Baca Juga: 8 Cara Sederhana untuk Mencerahkan Hati Seseorang yang sedang Sedih, Menurut Psikologi: Salah Satunya dengan Aktif Mendengarkan
2. Luangkan waktu untuk diri sendiri
Perasaan yang terburu-buru akan sesuatu tidaklah baik. Anda harus memikirkan dengan matang tindakan yang akan diambil dengan tenang.
Sikap dan tindakan yang telah diambil harus dengan rasa sadar bukan spontan dan ceroboh.
Anda juga bisa meluangkan waktu untuk berpikir, bersikap tenang, dan tidak terburu-buru supaya Anda menjadi lebih baik.
3. Berikan pujian kepada orang lain
Anda juga bisa memberikan pujian kepada orang lain. Tidak harus mengenai hal besar, Anda bahkan bisa memujinya dengan hal spesifik seperti memuji pemilihan warna baju.
Hal inilah yang membuat Anda memperhatikan secara detail yang justru diabaikan oleh orang lain.
Pujian tersebut akan membuat orang yang merasa dihargai dan mulai menyukai keberadaan Anda di sisinya.
Menurut penelitian dari Personality and Social Psychology Bulletin mengungkapkan bahwa orang yang memuji dengan cara yang baik akan menimbulkan perasaan senang dan dihargai lawan bicara.
Baca Juga: Pria yang Pamer Uang untuk Menutupi Kurangnya Harga Diri Kerap Tunjukkan 9 Kepribadian Ini Menurut Psikologi, Apa Saja?
4. Jangan mencolok
Kadang-kadang, kamu bisa menerapkan sikap menghilang untuk sementara dari sosial Anda.
Bukan dalam bentuk yang dramatis, sikap tersebut bisa Anda gunakan supaya lingkungan disekitar akan merasa kehadiran Anda lebih berharga.
5. Ajukan pertanyaan
Alih-alih mengoceh tanpa henti tentang diri sendiri dan permasalahan hidup pribadi, Anda bisa mengubah sikap tersebut dengan mengajukan pertanyaan kepada lawan bicara Anda.
Usahakan jangan terlalu fokus dengan diri sendiri dan alihkan hal tersebut kepada orang lain.
Sikap seperti ini akan menimbulkan rasa komunikasi yang baik dan Anda menjadi orang yang lebih bijak serta mengetahui lebih banyak tentang lawan bicara Anda.
6. Tidak mudah diprediksi oleh orang lain
Sikap yang terlalu monoton bisa membuat Anda membosankan.
Sesekali lakukan sesuatu yang di luar kebiasaan untuk memicu rasa penasaran orang lain.
Misalnya, jika Anda dikenal selalu tepat waktu, sesekali datanglah terlambat untuk membuat orang lain bertanya-tanya.
Buat orang-orang yang mengenal Anda sebagai orang yang tepat waktu merasa heran dan berusaha menebak-nebak kenapa Anda telat.
7. Batasi informasi pribadi yang Anda bagikan
Jangan terlalu banyak membagikan kehidupan pribadi Anda kepada orang lain.
Jikalau pun melakukannya, usahakan untuk menjadi berarti buat orang lain.
Mungkin Anda merasa tergoda untuk menceritakan kehidupan pribadi, tetapi Anda harus menekan perasaan tersebut dan mengendalikan diri.
Tidak ada seorangpun yang pantas untuk mengetahui semua rahasia dan kehidupan pribadi Anda.
Simpan sebagian rahasia kehidupan Anda dan Alihkan fokus kepada orang lain.
Hal tersebut juga bisa mengurangi kecemasan karena sorotan tidak akan tertuju kepada Anda.
Anggaplah diri anda sebagai barang koleksi yang mewah dan terbatas sehingga kelangkaan tersebut membuat Anda lebih bernilai.
8. Tetaplah tenang
Situasi sosial seringkali tidak bisa diprediksi dan dapat menguji kita semua. Dalam keadaan inilah Anda harus tetap tenang.
Orang yang paling tenang akan mengundang rasa hormat dari orang lain karena hal itu tidak mudah untuk dilakukan.
Penelitian yang dilakukan kepada lebih dari 1 juta orang menemukan bahwa 90 persen dari mereka yang berprestasi tinggi biasanya terampil dalam mengelola emosi mereka pada saat stres agar tetap tenang dan terkendali.
9. Jaga kontak mata
Lakukan kontak mata yang lebih lama kepada lawan bicara. Jangan dengan cara menyeramkan, akan tetapi dengan cara yang lebih baik.
Anggaplah sikap jaga kontak mata sebagai tantangan yang menyenangkan pada saat Anda berbicara kepada orang lain.
Penelitian ekstensif telah membuktikan bahwa arah tatapan mata kepada orang lain akan memengaruhi perhatian pengamat.
Tatapan langsung telah terbukti mendorong perhatian yang berorientasi ke wajah dan membuatnya lebih intens.
10. Memancarkan aura ambisi
Jadilah pribadi yang terlihat selalu memiliki tujuan, seolah-olah Anda sedang menjalankan misi penting, meskipun itu hanya untuk menemukan kopi terenak di kota.
Bukan berarti Anda harus terburu-buru tanpa arah, tetapi bergeraklah dengan fokus dan niat yang jelas. Hindari keraguan, namun tetap tampil santai dan percaya diri.
Sikap ini akan memancarkan aura ambisi yang membuat Anda terlihat menarik dan inspiratif di mata orang lain.
***
