Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Maret 2025, 16.45 WIB

Hot Wallet vs Cold Wallet untuk Kripto: Perbedaan, Keamanan, dan Cara Memilih yang Tepat

Ilustrasi cold wallet vs hot wallet untuk menyimpan kripto. (Dhimas Ginanjar/AI) - Image

Ilustrasi cold wallet vs hot wallet untuk menyimpan kripto. (Dhimas Ginanjar/AI)


JawaPos.com
– Menyimpan kripto dengan aman adalah prioritas bagi setiap investor, dan salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memilih jenis dompet digital yang tepat. Dalam dunia kripto, ada dua jenis wallet utama, yaitu hot wallet dan cold wallet.

Dikutip dari Coinbase, Investopedia, dan Indodax, hot wallet adalah dompet digital yang terhubung ke internet, sedangkan cold wallet adalah dompet yang bersifat offline dan lebih aman dari serangan siber.

Keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, tergantung pada kebutuhan pengguna. Berikut detilnya: 

Apa Itu Hot Wallet?

Hot wallet adalah dompet kripto berbasis perangkat lunak yang selalu terhubung ke internet, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengakses dan melakukan transaksi dengan cepat.

Kelebihan Hot Wallet:

• Mudah digunakan dan cocok untuk transaksi sehari-hari.

• Bisa diakses dari berbagai perangkat, termasuk ponsel dan komputer.

• Banyak tersedia secara gratis di platform exchange dan aplikasi dompet.

Kekurangan Hot Wallet:

• Lebih rentan terhadap peretasan, karena selalu terhubung ke internet.

• Jika perangkat diretas atau terkena malware, aset kripto bisa dicuri.

• Bergantung pada platform penyedia dompet, yang bisa memiliki celah keamanan.

Beberapa contoh hot wallet yang populer:

• Coinbase Wallet (terintegrasi dengan exchange Coinbase).

• MetaMask (khusus untuk ekosistem Ethereum).

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore