JawaPos.com - Makanan yang difermentasi bertujuan untuk memperpanjang daya tahan sebuah bahan pangan agar lebih awet. Namun ternyata makanan yang difermentasi juga dapat memberikan manfaat untuk kesehatan.
Makanan yang difermentasi mengalami proses perubahan yang melibatkan mikroorganisme seperti bakteri atau jamur sehingga dapat mengubah rasa, tekstur dan aroma pada makanan.
Makanan fermentasi mengandung probiotik yang merupakan bakteri hidup yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dengan mengembalikan keseimbangan alami dari bakteri yang ada di usus.
Selain baik untuk pencernaan, makanan fermentasi dapat menjaga kesehatan jantung, mengontrol gula darah dan kekebalan tubuh.
Berikut contoh makanan fermentasi yang baik untuk tubuh, dikutip dari kanal YouTube Dokter Andi Official.
1. Tempe
Tempe merupakan salah satu makanan fermentasi yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Tempe merupakan salah satu makanan fermentasi yang baik untuk pencernaan. Tempe juga merupakan sumber protein nabati dan mempunyai kandungan asam amino yang bermanfaat untuk tubuh.
Makanan hasil fermentasi kedelai dengan jamur Rhizopus sp. ini sering digunakan sebagai sumber protein pengganti daging bagi vegetarian.
2. Yogurt
Yogurt merupakan makanan fermentasi dibuat dengan proses fermentasi dari susu, sehingga mengandung bakteri probiotik yang bagus untuk sistem pencernaan tubuh.
Baca Juga: Air Lemon hingga Bawang Putih Bisa Membuat Kuku Menjadi Cerah dan Putih, Simak Caranya
Probiotik dalam yogurt membantu mencerna sebagian laktosa atau gula pada susu. Sehingga bagi yang memiliki intoleransi laktosa, yogurt bisa menjadi pilihan untuk Anda konsumsi.
Dilansir laman doktersehat, yogurt juga baik untuk menurunkan tekanan darah, menjaga kekuatan tulang dan merawat sistem saraf karena terdapat kandungan kalsium, potasium, fosfor, riboflavin dan vitamin B12.
3. Kimchi
Kimchi merupakan makanan khas Korea yang terbuat dari fermentasi sayuran seperti kubis dan lobak. Sayuran tersebut kemudian diasinkan dan diberi tambahan bumbu seperti bawang putih, saus ikan dan cabai bubuk.
Kimchi mempunyai rasa sedikit pedas, asam dan segar sehingga hidangan ini cukup banyak diminati. Selain rasanya yang enak dan segar kimchi juga dapat membantu menurunkan berat badan dan menurunkan kolesterol.
4. Acar
Acar merupakan makanan fermentasi yang terbuat dari campuran timun, wortel dan bawang merah yang dipotong kemudian ditambahkan gula, garam dan cuka sehingga menghasilkan rasa yang enak dan segar.
Selama fermentasi, bakteri asam laktat dapat mengubah gula pada bahan pangan menjadi asam. Proses fermentasi pada pembuatan acar memperlancar proses pencernaan dalam tubuh dan meningkatkan nilai gizi.
5. Miso
Miso merupakan salah satu bumbu tradisional masakan Jepang berasal dari fermentasi kacang kedelai, garam dan jamur koji.
Miso berbentuk seperti pasta kental berwarna kecoklatan, bumbu ini kerap digunakan dalam berbagai jenis masakan Jepang salah satunya sup miso.
Mengonsumsi sup miso dapat membantu mengontrol kesehatan jantung dan menormalkan tekanan darah apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.
Baca Juga: Stop Minum Teh Setelah Makan! Ganggu Penyerapan Nutrisi, Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini
Sebaiknya Anda menghindari makanan fermentasi yang berbentuk kemasan atau instan karena dikhawatirkan terdapat bahan tambahan pengawet, gula dan garam yang kadarnya terlampau tinggi.
Contohnya seperti yogurt, biasanya produsen makanan menambahkan gula agar tingkat keasaman dapat ditoleransi konsumen dan rasanya lebih nikmat.
Jika kesulitan untuk membuat sendiri makanan fermentasi tersebut, ingat untuk selalu memperhatikan kandungan produk suatu makanan.