
BANGUN KEKEBALAN KELOMPOK: Salah seorang siswa SMPN 1 Geger disuntik vaksin Covid-19, Selasa (3/8). Sebagian anak absen karena berbagai sebab. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)
JawaPos.com - Ganasnya varian Delta membuat anak-anak makin rentan terinfeksi Covid-19. Sebagian dari mereka bahkan sudah dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), angka kematian anak-anak mencapai 3—5 persen. Gejala yang paling umum adalah batuk atau demam. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), tinjauan sistematis baru-baru ini memperkirakan bahwa 1 persen anak-anak dengan infeksi Covid-19 tidak menunjukkan gejala.
Dalam #GoodTalksSeries yang diadakan Good Doctor dan The Asian Parent secara daring, Kemenkes mendorong aplikasi telemedicine menggenjoy vaksinasi anak di Jakarta, Tangerang, Bandung, Karawang, Cirebon, Solo, Jogjakarta, Semarang, sejumlah kabupaten di Bali, Palembang, Samarinda, dan Depok. Vaksinasi ini mencakup kelompok sasaran utama pemerintah seperti lansia, pekerja pariwisata, penyandang disabilitas, pekerja UMKM, serta anak-anak berusia 12 tahun ke atas.
Setidaknya 20 persen dari total jumlah penerima vaksin yang dicapai melalui program vaksinasi disaring secara online sehingga mengurangi risiko kerumunan dan penolakan di tempat sebesar 40 persen. Hal itu membuktikan teknologi berdampak positif bagi masyarakat.
"Ketika kami menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses bagi mereka yang membutuhkannya, serta memperkuat percepatan peluncuran vaksinasi yang efisien di Indonesia,” ujar Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana baru-baru ini.
Dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, Sp.A, menambahkan, penularan Covid-19 pada anak pada umumnya terjadi lewat orang dewasa di sekitarnya yang tidak taat protokol kesehatan. Misalnya, tidak segera berganti pakaian dan mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah.
"Oleh karena itu, orang tua harus tetap waspada dengan mematuhi prokes dan tidak mengajak anak-anak untuk keluar rumah dulu,” ujar Natasya.
Selain menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, kata dia, vaksinasi untuk anak usia 12 tahun ke atas tetap harus dilakukan. CDC mengatakan bahwa vaksin Covid-19 aman dan efektif.
“Vaksin dapat mencegah Anda terkena dan menyebarkan virus yang menyebabkan Covid-19. Vaksin Covid-19 juga mencegah Anda sakit parah bahkan jika Anda memang terkena Covid-19. Dengan Anda divaksin, Anda dapat melindungi orang-orang di sekitar Anda, terutama orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19," kata Natasya.
Jadi, menurutnya, orang tua diminta untuk tak menunda untuk segera divaksinasi. Orang tua yang telah divaksinasi tidak hanya melindungi diri mereka sendiri, tetapi juga melindungi anak-anak mereka.
Tak hanya itu, kesehatan seorang anak tergantung pada kekebalan tubuhnya. Apalagi di masa pandemi ini, daya tahan tubuh si kecil harus dioptimalkan. Untuk menjaga imunitas anak, Natasya menyarankan lima tips berikut :
1. Pastikan anak mengonsumsi makanan bergizi lengkap,
2. Pastikan anak memiliki waktu tidur yang cukup,
3. Lengkapi imunisasi dasar anak sebagai proteksi diri,
4. Beri contoh kepada anak untuk menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari yang paling sederhana, mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker,
5. Konsumsi vitamin D dan C sesuai anjuran dokter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022